Beranda News 10 Fakta Menarik tentang Bali yang Harus Anda Ketahui

10 Fakta Menarik tentang Bali yang Harus Anda Ketahui

0
10 fakta menarik tentang Bali

Selamat datang di artikel 10 fakta menarik tentang Bali. Saya kira Anda mungkin ingin lebih tahu tentang Pulau Bali di Indonesia.

Pulau Bali adalah salah satu destinasi wisata terkenal di Indonesia yang terkenal dengan keindahan alamnya, budaya yang kaya, dan aktivitas wisata yang beragam.

Tempat ini memiliki luas 2.232 mil persegi (5.780 kilometer persegi) yang dipenuhi dengan pantai, kuil, dan kekayaan budaya untuk Anda jelajahi dan nikmati!

Teruslah membaca di artikel 10 fakta menarik tentang Bali. Apakah Anda siap untuk memulai perjalanan ke pulau surga Bali yang mempesona?

Berikut adalah 10 fakta menarik tentang Bali

1. Bali adalah tujuan populer bagi digital nomaden

10 fakta menarik tentang BaliDi antara 10 fakta menarik tentang Bali bisa Anda temukan disini. Bali, Indonesia, adalah rumah bagi banyak digital nomaden yang menyukai gagasan gaya hidup pulau. Ada beberapa alasan mengapa Bali sangat menarik bagi komunitas digital nomaden, tinggal di Bali sangat worth it, bukan hanya karena keindahan pantai dan suasana santainya, tapi juga budaya selancar dan kafenya.

Mayoritas wilayah di Bali memiliki koneksi internet yang cukup baik, terutama di daerah-daerah yang banyak dikunjungi oleh turis dan digital nomaden seperti Ubud, Canggu, dan Seminyak.

Bali memiliki sejumlah co-working spaces (ruang kerja bersama) yang dilengkapi dengan fasilitas modern seperti akses internet cepat, area kerja yang nyaman, dan ruang pertemuan.

Bali memiliki komunitas digital nomaden yang besar dan aktif. Terdapat berbagai acara, pertemuan, dan kelompok yang memungkinkan digital nomaden untuk terhubung, berbagi pengetahuan, dan mendukung satu sama lain.

Meskipun ada beberapa area yang cukup mahal, Bali secara keseluruhan masih menawarkan biaya hidup yang terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara Barat.

2. Agama utama di Bali adalah Hindu

10 fakta menarik tentang BaliMeskipun 87% penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam, hal ini tidak berlaku di Bali, karena agama utama mereka adalah Hindu.

10 Fakta Menarik tentang Bali yang Harus Anda Ketahui

Agama Hindu masuk ke Indonesia oleh para pedagang, cendekiawan, dan pendeta India pada abad ke-1.

Meskipun sebagian besar penduduk Indonesia akhirnya masuk Islam sekitar abad ke-15, Bali tetap menjadi satu-satunya wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Hindu.

Lebih tepatnya, Bali menganut Hindu Dharma yang merupakan varian dari agama Hindu. Hindu Dharma di Bali memiliki karakteristik dan praktik yang unik, dengan pengaruh kuat dari tradisi dan budaya lokal.

Agama ini mengintegrasikan kepercayaan-kepercayaan dan ritual-ritual Hindu dengan unsur-unsur animisme dan kepercayaan kepada roh-roh leluhur.

Penting untuk diingat bahwa Hindu Dharma di Bali berbeda dari Hinduisme yang ada di India atau di tempat lain. Ini adalah bentuk agama Hindu yang sangat khas bagi masyarakat Bali, dan merupakan bagian penting dari identitas dan budaya mereka.

3. Setiap desa di Bali memiliki pura!

10 fakta menarik tentang Bali
Pura di Bali – Foto: Mikhail Nilov / pexels

Hampir setiap desa di Bali memiliki satu atau lebih pura (kuil Hindu). Pura adalah pusat kehidupan rohaniah, keagamaan, dan budaya masyarakat Bali. Setiap pura memiliki fungsi dan tujuan yang unik, dan mereka mengadakan berbagai upacara keagamaan dan kebudayaan sepanjang tahun.

itulah sebabnya Bali juga disebut “pulau seribu pura” dan “pulau Dewata”.

Diperkirakan ada lebih dari 10.000 kuil yang tersebar di seluruh pulau.

Untuk menunjukkan rasa hormat, orang yang memasuki pura ini harus mengenakan sarung, dan baik pria maupun wanita diharuskan menutupi bahu dan punggung.

Jadi pengunjung yang bukan Hindu diharapkan untuk menghormati aturan dan etika yang berlaku di dalamnya. Ini termasuk berpakaian sopan dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu kegiatan keagamaan.

4. Bali mempunyai bentuk agama Hindu tersendiri

10 FAKTA UNIK TENTANG BALI
Bali satu-satunya daerah di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Hindu. (Foto: ANTARA)

Agama Hindu di Bali memiliki karakteristik yang sangat khas dan unik. Meskipun memiliki akar dalam agama Hindu, namun bentuknya sangat berbeda dari Hinduisme yang ditemukan di India atau di tempat-tempat lain di dunia.

Di Bali, agama Hindu disebut Hindu Dharma. Agama ini mencakup berbagai unsur-unsur kepercayaan dan praktik keagamaan yang terintegrasi dengan budaya dan tradisi setempat. Hindu Dharma di Bali juga memiliki pengaruh kuat dari kepercayaan animisme dan rohaniah setempat.

Penting untuk diingat bahwa Hindu Dharma di Bali bukan merupakan agama yang diimpor dari India, tetapi merupakan bentuk agama Hindu yang telah berkembang dan teradaptasi secara unik di pulau ini selama berabad-abad. Ini adalah bagian integral dari identitas dan budaya Bali.

5. Pura Lempuyang Bali sebenarnya tidak memiliki danau

Pura Lempuyang Bali
Pura Lempuyang Bali / NET

Anda mungkin pernah melihat gambar Pura Lempuyang, salah satu pura tertua di Bali dan sering disebut Gerbang Surga.

Pura Lempuyang, juga dikenal sebagai Pura Lempuyang Luhur, adalah kompleks kuil Hindu yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia.

Meskipun kompleks ini memiliki sejumlah pemandangan alam yang menakjubkan, seperti Gunung Agung yang mempesona, namun sebenarnya tidak memiliki danau.

Popularitasnya meningkat terutama karena foto refleksi yang diposting wisatawan di aplikasi media sosial seperti Instagram tapi jangan tertipu!

Refleksi yang kebanyakan orang anggap berasal dari danau di depan candi hanya berasal dari cermin yang disimpan di bawah kamera oleh penduduk setempat

Pura Lempuyang terdiri dari serangkaian pura yang tersebar di sepanjang bukit-bukit yang hijau. Salah satu ciri khas dari kompleks ini adalah Pura Penataran Agung Lempuyang, yang merupakan kuil paling atas dalam kompleks.

Pura ini menawarkan pemandangan indah dari pintu gerbang menuju latar belakang Gunung Agung.

6. Mata Air di Pura Tampaksiring Bali untuk Menghapus Dosa-dosa

10 fakta menarik tentang Bali
Pura Tampaksiring Bali Foto; Oleksandr P

Mata air suci di Pura Tirta Empul di Tampaksiring, Bali, adalah tujuan yang sangat penting bagi umat Hindu di Bali dan juga menjadi tempat wisata populer bagi pengunjung dari seluruh dunia.

Di sini, orang datang untuk melakukan ritual pembersihan rohaniah dan menghapus dosa-dosa mereka dengan mandi di mata air suci yang diyakini memiliki kekuatan spiritual.

Pura Tirta Empul terkenal dengan kolam suci yang mengandung mata air alami yang terus mengalir. Kolam ini memiliki pancuran air di tengahnya, dan orang-orang berdiri di kolam dan menggunakan pancuran untuk menyiram tubuh mereka sambil melakukan doa dan mantra.

Mata airnya yang terkenal terdapat di halaman tengah pura yang disebut juga Jaba Tengah, terdiri dari 2 kolam dengan 30 pancuran air.

Air kuil dianggap diberkati, itulah sebabnya banyak orang pergi ke sana untuk disucikan dari dosa-dosa mereka.

Ritual ini merupakan bagian penting dari kepercayaan dan praktik keagamaan Hindu di Bali, dan banyak orang yang percaya bahwa mandi di mata air suci ini dapat membersihkan roh dari dosa-dosa dan membawa keberkahan.

7. Pantai dengan pasir hitam bisa kamu temukan di Bali

Pantai Pasir Hitam di Bali
Pantai Pasir Hitam di Bali – Foto; Sebastian Voortman

Pantai-pantai menarik ini terdapat di pantai Utara dan Timur Bali, di mana Anda juga akan menemukan gunung berapi Bali.

Gunung berapi di pulau ini memainkan peran penting dalam keberadaan pantai berpasir hitam ini, karena pasir hitam terbuat dari material vulkanik yang terkikis.

Beberapa pantai dengan pasir hitam yang terkenal di Bali diantaranya:

Pantai Lovina

Terletak di utara Bali, pantai Lovina terkenal dengan pasir hitamnya. Selain itu, Lovina juga terkenal dengan kegiatan melihat lumba-lumba di laut.

Pantai Amed

Terletak di timur Bali, Pantai Amed dikelilingi oleh perbukitan dan memiliki pemandangan laut yang menakjubkan. Pasir hitam di pantai ini sangat halus.

Pantai Perasi (Pantai Virgin)

Terletak di sekitar Karangasem, pantai ini juga dikenal dengan sebutan “Pantai Virgin” karena keindahan alamnya yang masih alami. Pantainya memiliki pasir hitam dan air laut yang jernih.

8. Bali mempunyai tradisi mengikir gigi

Tradisi mengikir gigi di BALI
Tradisi Metatah Bali, Tradisi Mengikir Gigi Bagi Anak-Anak Menjadi Remaja / via ulinulin

Tradisi mengikir gigi, yang dikenal sebagai “Metatah” atau “Potong Gigi,” adalah salah satu tradisi budaya yang cukup umum di Bali. Tradisi ini biasanya dilakukan saat seseorang mencapai masa remaja, sekitar usia 16 hingga 18 tahun, meskipun ada yang melakukannya pada usia yang lebih muda atau lebih tua.

Masyarakat Bali percaya bahwa ujung gigi taring yang tajam melambangkan “Sad Ripu” atau sifat jahat seseorang, dan pencabutannya akan mengurangi sifat negatif seseorang.

Tradisi ini wajib dilakukan oleh para remaja Bali, meski di zaman modern.

9. Tari Api Tari Kecak

TARI KECAK BALI
Tari Kecak / Pexels

Tari Kecak adalah salah satu bentuk tarian tradisional Bali yang unik dan menarik. Tarian ini terkenal karena menggunakan vokal “cak” yang diulang-ulang oleh sekelompok pria sebagai musik latar, bukan menggunakan alat musik.

Tari Kecak juga sering disebut “Tari Ramayana” karena sering kali mengangkat cerita epik Ramayana.

Dimulai pada tahun 1930-an dan sering dibawakan oleh banyak pria di Pura Uluwatu, bahkan mencapai 50 hingga 60 orang!

Tarian api diawali dengan pemain membuat lingkaran dimana api diletakkan di tengahnya. Kemudian, sepanjang tarian, mereka melantunkan nyanyian yang berbunyi seperti “cak” atau “keh-chak” untuk mewakili pasukan kera dari cerita tersebut.

Beberapa ciri khas Tari Kecak termasuk gerakan-gerakan yang dinamis dan ekspresif, serta kostum yang khas dengan lengan panjang dan rok yang warna-warni. Tarian ini sering menggambarkan berbagai adegan dari Ramayana, termasuk pertempuran epik antara Rama dan Ravana.

Tari Kecak juga dikenal karena pertunjukan “Fire Dance” (Tari Api) yang terkadang dimasukkan sebagai bagian dari pertunjukan. Pada bagian ini, penari yang sudah terhipnotis oleh ritual Kecak, berinteraksi dengan api tanpa merasakan panas atau terluka.

Tari Kecak adalah salah satu pertunjukan seni yang sangat populer di Bali dan sering kali ditampilkan di berbagai tempat, termasuk teater seni, acara budaya, dan pertunjukan wisata. Mempertahankan dan mempromosikan warisan seni dan budaya seperti Tari Kecak adalah bagian penting dari kehidupan budaya di Bali.

10. Simbol swastika tersebar luas di seluruh pura di Bali

10 fakta menarik tentang Bali Indonesia
Simbol Swastika / Pexels

Simbol swastika adalah simbol suci yang memiliki makna positif dalam kebudayaan Hindu. Di Bali, simbol swastika sering kali diukir atau digambarkan di berbagai pura (kuil Hindu), dan itu merupakan bagian penting dari ornamen dan dekorasi keagamaan di pulau ini.

Berasal dari tahun 10.000 SM

Dalam tradisi Hindu, simbol swastika melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran. Ini adalah simbol yang sangat kuno dan digunakan dalam konteks keagamaan di seluruh dunia, termasuk di India dan banyak wilayah lain yang menganut kepercayaan Hindu.

Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan simbol swastika ini tidak memiliki kaitan dengan simbol yang sering dikaitkan dengan Nazi Jerman selama Perang Dunia II.

Meskipun bentuknya serupa, maknanya dan konteks penggunaannya sangat berbeda. Di Bali dan dalam konteks Hindu, simbol swastika memiliki nilai rohaniah yang positif dan sangat dihormati.

Ini hanya beberapa fakta unik tentang Pulau Bali. Tentu saja, masih ada banyak hal menarik lainnya yang membuat Bali menjadi destinasi yang istimewa!

Sumber artikel ini dari factsite dan dari berbagai sumber terpercaya

Baca juga: Harus Tahu! Ini 10+ Fakta Unik Indonesia yang Mendunia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini