Beranda News 7 Pemuda Keroyok-Tebas Warga di Denpasar Diringkus, 4 Pelaku Masih Diburu

7 Pemuda Keroyok-Tebas Warga di Denpasar Diringkus, 4 Pelaku Masih Diburu

0

Kasus pengeroyokan yang mengakibatkan insiden berdarah terhadap seorang warga bernama Anak Agung Putu Cipta di sebuah rumah di kawasan Jalan Gunung Talang, Denpasar Barat, pada Senin, 3 Juli 2023, dini hari, terus bergulir.

Tim gabungan dari Polsek Denbar dan Satreskrim Polresta Denpasar akhirnya berhasil menangkap tujuh pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

Seperti dilansir balipopuler, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, menjelaskan bahwa penyerangan oleh sejumlah pemuda ini bermula dari acara perayaan ulang tahun salah satu pelaku yang berujung keributan karena warga memprotes kegiatan minum-minum oleh para pemuda asal NTT hingga larut malam.

Berdasarkan laporan pihak korban yang diwakili oleh salah satu kerabat dekatnya, petugas segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Akhirnya, para pelaku berhasil ditangkap di beberapa lokasi di Denpasar.

“Dalam waktu dua hari kami bisa mengamankan ketujuh tersangka,” jelas Kapolresta Denpasar, Kombes. Pol. Bambang Yugo Pamungkas, melansir tribratanews, Kamis (6/7/23).

7 Pelaku Diringkus, 4 Pelaku Masih Diburu

Berikut adalah tujuh pelaku yang berhasil ditangkap, yakni Arnol Ana Meha (23), Timotius Dawa, (23) Yohanes Mahemba (25), Imanuel Jako Laki (22), Imanuel Mahemba (22), Valen Mone (19) dan Ardi Lesana Meha (25). Sementara empat pelaku lainnya, yakni Darma, Adi Putra, Polce, dan Alfred masih buron.

Tujuh pelaku yang berhasil ditangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Mereka dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pidana Bersama-sama Melakukan Kekerasan terhadap Orang dan Barang yang Berakibat Luka Berat.

Baca juga: Diperiksa Bareskrim, Kasus Penistaan Agama Panji Gumilang Naik Penyidikan

(kaje/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini