Beranda Daerah DPRD Bontang Abdul Malik Pertanyakan Realisasi Bansos Tidak Maksimal

Abdul Malik Pertanyakan Realisasi Bansos Tidak Maksimal

0
Realisasi Dana Bansos di Bontang
Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik

Tidak maksimalnya realisasi Bantuan Sosial (Bansos) dari total berupa BLT di tahun 2022 dengan total jumlah Rp 4,681 miliar, namun jumlah tersebut baru terealisasi Rp 2,765 miliar atau setara 56,87 persen.

Oleh sebab itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik mempertanyakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang apa alasan sehingga realisasi anggaran Bansos di tahun 2022 tidak terserap maksimal.

Menurutnya anggaran yang cukup besar itu seharusnya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk masyarakat Bontang yang sangat membutuhkan.

Abdul Malik mempertanyakan realisasi Bansos hanya setengah dari perkiraan.

“Apa Bansos tidak ada penerima sampai realisasi hanya setengah dari perkiraan,” kata Abdul Malik di rapat kerja pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022, di Kantor Sekretariat DPRD, Selasa (6/6/2023).

Abdul Malik menilai hal itu sangat merugikan masyarakat. Ia pun meminta agar Pemkot Bontang melakukan evaluasi pada bagian administrasi institusi pemerintah dari atas sampai bawah. Sehingga dana itu bisa tersera maksimal.

Sementara itu, Wakil Walikota Bontang Najirah menjelaskan kecilnya serapan anggaran Bansos itu disebabkan karena terbaginya anggaran, yakni di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Disnos-PM), dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan).

Untuk Dinsos-PM belanja Bansos, yaitu BLT BBM dari periode Oktober, November, dan Desember sesuai SE Mendagri nomor 500/2316/IJ 2022.

Sementara, di Dinas Perkimtan alokasi bansos diperuntukkan untuk kegiatan pembangunan dan rehabilitasi rumah korban bencana atau relokasi program kabupaten/kota.

“Namun, karena minim ada bencana sehingga tidak terserap semua,” ujarnya.

Baca juga: Masih Banyak Persoalan Sampah di Bontang, Amir Tosina: Penghargaan Adipura Kencana Tidak Sesuai dengan Realita

(kaje/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini