Beranda News Awas!! Modus Baru Penipuan Undangan Pernikahan WhatsApp

Awas!! Modus Baru Penipuan Undangan Pernikahan WhatsApp

0
Awas!! Modus Baru Penipuan Undangan Pernikahan WhatsApp

Paragraf News – Penipuan undangan pernikahan WhatsApp menjadi modus baru terkini. Masyarakat perlu waspada karena sudah ada korban dari tindak kejahatan tersebut.

Dunia digital kini tengah dihebohkan dengan modus baru penipuan undangan pernikahan WA. Modus penipuan ini viral di media sosial dan tengah ramai dibicarakan.

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, mengingat sudah ada beberapa korban yang menerima modus penipuan tersebut. Bahkan ada yang telah mengalami kerugian materi.

Bagaimana Bentuk Penipuan Undangan Pernikahan WhatsApp?

Modus penipuan undangan pernikahan WA dimulai saat seseorang menerima pesan WhatsApp berupa undangan digital yang memang lazim dipakai oleh masyarakat masa kini sebagai pengganti undangan fisik.

Saat calon korban mengklik undangan tersebut, maka akan muncul proses instalasi aplikasi dari undangan yang dikirimkan tersebut.

Disaat tersebut, jika calon korban terlambat menyadari adanya keanehan dari undangan tersebut, maka akan mengizinkan proses instalasi aplikasi berbahaya ke ponselnya.

Aplikasi tersebut dapat merekam data aktivitas pengguna ponsel tempat aplikasi tersebut diinstal. Dari sanalah informasi penting seperti M-Banking, E-Money dan aplikasi keuangan lainnya diretas oleh pelaku penipuan. 

Apa Saja Kejanggalan dari Modus Penipuan ini?

Meski tampaknya rapi karena menggunakan modus penipuan undangan pernikahan WhatsApp yang tidak terduga oleh calon korban. Sebenarnya ada beberapa kejanggalan yang bisa terbaca. Di antaranya adalah :

  • Nomor pengirim yang tidak dikenal

Lazimnya undangan pernikahan adalah datang dari keluarga, sahabat, atau kerabat lainnya yang kita kenali. 

Maka, patut waspada jika nomor yang tidak dikenali mengirimi undangan, bisa jadi undangan tersebut dari sindikat penipuan terbaru.

  • Tidak ada penjelasan terkait acara

Menurut berita yang beredar, undangan digital yang dikirim tidak disertai penjelasan terkait acara, hanya dalam bentuk file.

Tidak sebagaimana mestinya, undangan pernikahan asli akan rinci menjelaskan hal-hal terkait acara yang akan berlangsung. Jika tidak demikian, maka bisa jadi itu merupakan penipuan undangan pernikahan WA.

  • Undangan dalam format aplikasi

Sebagaimana undangan digital pada umumnya yang merupakan format file biasa yang ketika diklik akan menampilkan halaman undangan, berupa gambar, video atau penjelasan terkait acara.

Undangan palsu dapat dikenali dari tampilan awalnya yang berformat aplikasi, dan jika diklik akan meminta izin untuk instalasi aplikasi tersebut.

  • Pengirim dan penerima tidak saling mengenal

Jika menerima undangan pernikahan yang aneh, masyarakat dianjurkan untuk segera mengkonfirmasi kepada pengirim, apakah undangan itu ditujukan untuk dirinya?.

Selain itu, pertanyakan juga siapa yang akan menikah? Biasanya pengirim yang mengirimkan undangan sebagai modus penipuan undangan pernikahan WhatsApp tidak akan mampu menjawab pertanyaan tersebut.

Memperketat Keamanan Ponsel

Masyarakat diimbau untuk memperketat keamanan ponsel, terlebih bagi masyarakat yang memiliki transaksi rutin melalui telepon seluler tersebut.

Mengingat, saat modus ini ramai dibicarakan di media sosial, sudah ada beberapa korban yang mengaku mengalami kerugian belasan juta rupiah akibat sindikat penipuan satu ini.

Perketat keamanan ponsel dengan tetap mewaspadai serangan penipuan undangan pernikahan WhatsApp demikian. Di samping itu, harus bijak dalam menggunakan internet dan tidak sembarangan memberikan data pribadi pada situs manapun juga.

Karena banyak sekali oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan celah-celah kelalaian orang lain untuk menipu dan mengambil keuntungan sendiri. 

Penutup

Kemajuan teknologi harus dibarengi dengan kecerdasan penggunanya. Berhati-hati saat menerima pesan yang mencurigakan,

Terlebih lagi penipuan undangan pernikahan WhatsApp ini sudah marak dibicarakan untuk menghindari adanya korban lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini