Beranda Daerah DPRD Bontang Belum Ada Kejelasan dari Pemerintah, DPRD Bontang Tunda Pembahasan Rencana Penambahan Lahan...

Belum Ada Kejelasan dari Pemerintah, DPRD Bontang Tunda Pembahasan Rencana Penambahan Lahan Pemakaman

0
DPRD Bontang Bahas Lahan Pemakaman
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina

Kondisi lahan pemakaman umum (PU) muslim di Kota Bontang, Kalimantan Timur saat ini sudah penuh. Namun, rencana penambahan lahan pemakaman tersebut hingga saat ini belum ada kepastian.

Sebelumnya Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Bontang telah mengusulkan tiga lokasi yang akan difungsikan untuk lahan pemakaman.

Baca juga: Bakhtiar Wakkang Minta Pemerintah Beri Bantuan Anggaran Organisasi Kepramukaan

Lokasi pertama berada di daerah Kampung Masdarling, Gunung Telihan dengan luas sekira 2,1 hektare. Untuk lokasi kedua memiliki luasan sekira 5 hektare. Sementara untuk lokasi ketiga berada di Jalan Soekarno Hatta, tak jauh dari pemakaman toraja. dengan luas lahan 1,9 – 2 hektare.

“Untuk uji kelayakan nanti dilakukan oleh Bapelitbang. Soal kontur tanah, kemiringan, dan lainnya juga akan dipertimbangkan. Termasuk soal legalitas lahan,” ujarnya, Kabid Pertanahan Dinas DPKPP Bontang Ishak Karangan belum lama ini.

Baca juga: Gelar RDP, DPRD Bontang Soroti Soal Jembatan Kayu Kampung Selambai Masih Banyak yang Rusak

Namun, hingga saat ini pemerintah belum mengusulkan soal rencana penambahan lahan tersebut. Pun usulan anggaran juga belum diajukan.

Merespon hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang juga terpaksa menghentikan pembahasan rencana penambahan lahan pemakaman itu lebih lanjut.

“Belum ada pembicaraan di badan anggaran (Banggar) untuk mendorong alokasi anggaran tersebut. Jadi belum ada kejelasan. Dan Intruksi pimpinan minta jangan ada pembahasan dan peninjauan ke lapangan, kalau pemerintah belum mengusulkan lahan yang pasti. Jadi, sementara kami tidak akan bahas lagi soal itu lahan untuk pemakaman di Bontang Barat, ujar Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina, Selasa (1/8/2023).

Atos sapaan akrabnya ini pun menyayangkan jika rekomendasi lahan untuk pemakaman di wilayah Bontang Barat, tepatnya di Kelurahan Kanaan RT 01 itu tidak jadi terealisasi, sementara tempatnya sangat strategis, akses jalan menuju lokasi tersebut sangat mendukung, dan dekat dengan jalan raya.

“Bulan Juni kemarin kami sudah tinjau dan saya rasa itu lahan yang paling strategis dari yang lainnya. Tapi mau gimana lagi kalau kami mau mengusulkan tapi enggak sinkron dengan di Banggar. Apa yang mau dipakai bayar, sementara pembahasan anggarannya tidak ada,” terangnya.

(adv/kaje/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini