Beranda Daerah DPRD Bontang Dewan Menyayangkan Tenaga Pengajar Tidak Masuk Daftar Prioritas Penerima Dosis Vaksin

Dewan Menyayangkan Tenaga Pengajar Tidak Masuk Daftar Prioritas Penerima Dosis Vaksin

0
Pembelajaran tatap muka
Anggota komisi I DPRD Bontang Abdul Haris (Ist)

Pembelajaran tatap muka diwacanakan akan digelar Juli mendatang, pun diharapkan bagi tenaga pengajar agar dapat melakukan vaksinasi terlebih dahulu.

Namun beredar kabar bahwa tenaga pengajar tidak masuk dalam daftar prioritas penerima dosis vaksin sinovac.

Sebagian tenaga pengajar menyayangkan hal tersebut, tak terkecuali anggota komisi I DPRD Bontang Abdul Haris.

“Seharusnya mereka duluan, karena mereka yang utama sebenarnya, supaya pembelajaran dapat segera digelar,” ujarnya, Senin (22/3/2021).

Politikus PKB yang juga sebagai eks kepala SMK Swasta yang ada di Bontang ini menyarankan, sebagai salah satu garda terdepan seharusnya tenaga pengajar masuk ke salah satu daftar prioritas dosis vaksin.

Menurutnya, pemberian dosis vaksin sinovac ini sangat tidak teratur, sebab ia menilai pemerintah tidak memprioritaskan yang mana mendesak dan yang tidak.

“Ada juga itu yang tidak mendesak di kasih, seharusnya kan tidak perlu itu, yang berpotensi bakal bertemu banyak orang itu yang seharusnya, bukan malah sembarangan,” terangnya.

Disinggung soal kesepakatannya terhadap pembelajaran tatap muka yang di gelar di bulan Juli ini, Abdul Haris mengatakan sangat mendukung penuh asal tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

“Kami Komisi I semuanya setuju sekali, bahkan kami mendorong, asal tetap mengikuti prokes yang ada, tapi dilihat juga kondisi pasien covid di Bontang,” tutupnya.(kaje/reza).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini