Beranda News Diduga Sering Aniaya Dua Anak Kandung di Bawah Umur, Mantan Suami Dilaporkan...

Diduga Sering Aniaya Dua Anak Kandung di Bawah Umur, Mantan Suami Dilaporkan ke Polres Sangatta

0
Diduga Sering Aniaya Dua Anak Kandung di Bawah Umur, Mantan Suami Dilaporkan ke Polres Sangatta
Ilustrasi

Tidak terima kedua anak kandungnya yang masih dibawah umur diduga kerap dianiaya dan diperlakukan secara kasar, seorang ibu bernama Savitri melaporkan mantan suaminya ‘S’ (40) ke Polres Sangatta, Kutai Timur.

Kronologi Kejadian

Sebagai seorang ibu dari kedua anak tersebut, Savitri sambil berurai air mata ia menceritakan awal mendapatkan laporan kedua anak perempuannya itu yang diduga kerap mendapatkan tindakan kasar dari mantan suaminya yang merupakan ayah kandungnya.

Adapun kronologi kejadiannya tersebut pada tanggal 12 Februari 2023 lalu, Savitri kala itu ditelepon oleh anaknya yang di Jawa. Ia cukup kaget ternyata saat itu sedang disambungkan langsung dengan anaknya yang tinggal dengan mantan suaminya di Sangatta, Kutai Timur.

“Anak saya yang baru duduk di bangku SD kelas empat sambil menangis dan mengadu minta di bawa ke Bontang karena tak tahan dengan perlakuan kasar ayahnya,” ungkap Savitri, Senin.

Tak hanya perlakuan kasar, lanjut Savitri menuturkan, bahwa kedua anaknya yang baru berusia 13 tahun dan 9 tahun yang tinggal sama mantan suaminya ‘S’ selama satu tahun akhir ini di Jalan Sulawesi Poros, Kabupaten Sangatta Utara, Kutai Timur, kerap mendapatkan ancaman hingga bolos sekolah lantaran disuruh jaga rumah.

“Anak saya yang duduk bangku SD kelas 4 sering bolos lantaran dipaksa jaga rumah dan adeknya dari anak istri yang sekarang. Sementara yang 9 tahun sering diancam dengan sajam sehingga lari ketakutan dan suka mengumpat di rumah tetangga,” beber Savitri.

Menurut pengakuan anaknya, selain perlakuan kasar ia sering tidak diizinkan masuk sekolah sehingga dikeluarkan dari sekolah lantaran bolos selama satu minggu tanpa keterangan.

“Satu minggu tidak sekolah, dan dikeluarkan karena sering tidak masuk karena disuruh jaga adeknya dari istrinya yang sekarang dan di suruh bersih-bersih,” ujarnya.

Tak hanya itu, anaknya yang berusia 13 tahun seharusnya duduk dibangku SD kelas 5 usai pindah sekolah dari Bontang saat lulus kelas 4. “Ya karena tak diperhatikan ayahnya sehingga telat didaftarkan dan masih duduk di kelas 4,” kata Savitri.

Selain itu, sambung Savitri, anaknya sering di bentak-bentak dan dipukuli pakai tongkat pramuka dan gagang sapu dari besi serta sering diancam oleh ibu tirinya.

Melaporkan ke Polres Sangatta

Usai mendapatkan laporan dari kedua anaknya lewat telepon sebagai seorang ibu kandung yang tak tega terhadap dua anak kandungnya yang masih di bawah umur, Savitri warga Kecamatan Bontang Utara bergegas menemui anaknya dan membawanya ke Bontang.

“Saya langsung bawa anak saya ke Bontang, dan melaporkan mantan suami saya ‘S’ ke Polres Sangatta,” kata Savitri.

Ke media ini, Savitri menunjukkan surat bukti pelaporan dengan Nomor: LI/54/II/RES. 1.24./2023/Reskrim, tanggal 14 Februari 2023 dan Surat Perintah Penyelidikan nomor: SP .Lidik/58/RES. 1.24./2023/Reskrim, tanggal 14 Februari 2023.

Atas kejadian ini Savitri berharap mantan suaminya mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Kini kedua anak itu sudah ditangani juga sama UPTD PPA Sangatta.

Hingga berita ini terbit, redaksi paragrafnews.com masih berusaha mengkonfirmasi ke Polres Sanggata, Kutai Timur.

kaje/red

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini