Beranda Daerah DPRD Bontang Eksekusi Lahan Pemakaman Belum Terealisasi, Faisal Sebut Kinerja Pemerintah Lamban

Eksekusi Lahan Pemakaman Belum Terealisasi, Faisal Sebut Kinerja Pemerintah Lamban

0

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang terus mendorong pemerintah daerah agar segera menyediakan lahan pemakaman.

Baca juga: Imbas BBM Naik Berdampak ke Bahan Pokok, Andi Faiz Minta Pemkot Buat Tim Monitoring Harga

Pasalnya menurut anggota komisi III DPRD Bontang Faisal mengatakan saat ini kondisi Tempat Pemakaman Umum (TPU) sudah sangat penuh, bahkan tak jarang masyarakat Bontang harus menumpang pemakaman di Kabupaten Kutai Timur (Kutai Timur).

“Memang kondisinya sudah sangat padat seperti di Bontang Kuala itu sudah penuh sekali. Makanya harus ada lahan untuk pemakaman baru,” ujarnya, saat rapat dengar pendapat bersama pemilik lahan, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan; Dinas Lingkungan Hidup; Kelurahan Kanaan dan Kecamatan Bontang Utara di Kantor Sekretariat DPRD, Senin (11/9/2023).

Faisal pun mengaku sudah beberapa kali meminta komitmen Pemerintah Kota Bontang agar segera menindaklanjuti soal pengadaan lahan pemakaman di Kecamatan Bontang Barat dan juga rencana tambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Namun, sayangnya hingga saat ini usulan pembebasan lahan tersebut belum juga dilakukan. Faisal pun menilai Kinerja pemerintah lamban sehingga realisasinya selalu molor.

“Kita sudah berkali-kali dibahas masalah ini bersama dinas terkait agar segera membebaskan lahan itu, tapi selalu molor sampai sekarang katanya masih dikaji. Kalau begitu terus kapan terealisainya, sementara ini kebutuhan penting masyarakat juga,” timpalnya.

Politikus Partai Nasdem ini pun mendesak Pemkot Bontang agar segera merealisasikan usulan itu segera mungkin. Menurutnya, mekanisme kinerja tenaga fungsional di pemerintahan bisa dipercepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, dengan catatan keperluan administrasi yang diperlukan bisa seluruhnya terpenuhi, sehingga tidak perlu khawatir ada masalah di kemudian hari.

Apalagi masalah ini sudah bertahun-tahun berlarut, dan juga telah dibahas mulai dari Musrembang hingga Reses Dewan.

“Kalau semua lengkap kan ngak perlu ada yang ditakuti. Tinggal kinerja aparatur pemerintah saja ini yang harus di maksimalkan. Jangan diberi harapan palsu, bilangnya kajian terus tapi tidak selesai-selesai nanti sampai jawaban wali kota habis,” tandasnya.

(adv/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini