Beranda Hukum Fakta Kasus Doppelganger, Wanita Irak Bunuh Orang yang Mirip untuk Memalsukan Kematiannya...

Fakta Kasus Doppelganger, Wanita Irak Bunuh Orang yang Mirip untuk Memalsukan Kematiannya Sendiri

0
Fakta Kasus Doppelganger

Publik Jerman di gemparkan dengan kasus yang disebut “doppelganger” seorang wanita keturunan Jerman-Irak, Sharaban K, berusia 23 tahun di dakwa dengan pembunuhan. Pelaku diduga mencari orang yang mirip untuk dibunuh untuk memalsukan kematiannya sendiri.

Berikut sederet fakta terungkap pembunuhan doppelganger

Aktif di Instagram

Khadidja M. akan melakukan kontak dengan kedua tersangka berusia 23 tahun itu sehari sebelum pembunuhan. Baik tersangka perempuan maupun korban sama-sama aktif di Instagram.

Menurut polisi, korban kemungkinan dibunuh di Heilbronn dan kemudian dibawa ke Ingolstadt, sekitar 200 kilometer jauhnya. Karena itu polisi mencari kemungkinan saksi di kedua tempat.

Polisi pertama kali menemukan jasad berlumuran darah pada Agustus tahun lalu di sebuah Mobil Mercedes yang diparkir di Jerman selatan, tetapi identitas sebenarnya dari tubuh itu menimbulkan pertanyaan, yang mengarah ke penyelidikan yang mengungkap kemungkinan motif pembunuhan itu.

Pihak berwenang mengatakan Sharaban K, seorang ahli kecantikan berusia 23 tahun keturunan Irak dari Munich, mencari wanita yang sangat mirip dengannya secara online sebelum membunuh salah satu dari mereka untuk bersembunyi, lapor kantor berita Jerman.

Di sebut kasus pembunuhan doppelganger

Kasus ini dijuluki “pembunuhan doppelganger”, mengacu pada cerita rakyat Jerman tentang hantu yang identik, tetapi kata doppelganger juga berarti orang asing yang terlihat seperti saudara kembar.

Tersangka dan orang lain yang terlibat dalam kasus ini disebut dengan nama depan dan inisial belakang mereka, seperti kebiasaan dalam sistem hukum Jerman.

Laporan awalnya mengidentifikasi korban sebagai Sharaban K, tetapi pemeriksaan post mortem menimbulkan pertanyaan tentang identitas jenazah.

Korban akhirnya terungkap bernama Khadidja O, seorang blogger kecantikan berusia 23 tahun dari negara bagian tetangga Baden-Wurttemberg.

Polisi kemudian menyatakan bahwa penampilan korban dan Sharaban K “sangat mirip” karena kesamaan fisik mereka seperti rambut hitam lurus.

Pada 19 Agustus, petugas menahan Sharaban K dan seorang temannya yang dituduh merencanakan skema tersebut.

Keseluruhan kasus dan dugaan motif mereka tidak diungkapkan kepada publik oleh pihak berwenang hingga minggu ini, dari hasil penyelidikan jaksa menyebut Sharaban K diduga berencana memalsukan kematiannya sendiri karena perselisihan dengan keluarga.

“Penyelidikan membuat kami berasumsi bahwa terdakwa ingin bersembunyi karena perselisihan keluarga dan memalsukan kematiannya sendiri,” kata Veronika Grieser, dari kantor kejaksaan negara bagian Ingolstadt, dalam sebuah pernyataan.

Ms Grieser menjelaskan bahwa penyelidikan mengungkap beberapa upaya oleh Sharaban K untuk menjangkau wanita di media sosial yang mirip dengannya di minggu sebelum dugaan pembunuhan.

Dia dikatakan beroperasi dengan nama samaran dan berusaha mengatur pertemuan dengan para wanita.

Sementara banyak dari upaya ini terbukti tidak berhasil, dia akhirnya berhasil mengatur pertemuan dengan Khadidja O dengan membuat “tawaran kosmetik”, kata pihak berwenang.

Sharaban K dan Sheqir K dituduh menjemput wanita itu sebelum membawanya ke kawasan hutan antara Heilbronn dan Ingolstadt, sebelum menikamnya sampai mati.

Surat perintah penangkapan dikeluarkan untuk kedua wanita itu minggu lalu, dan mereka masing-masing menghadapi hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah.

Juru bicara polisi Andreas Aichele mengatakan kepada surat kabar tabloid Jerman Bild: “Senjata kejahatan belum ditemukan, tetapi buktinya sangat banyak. Korban dibunuh dengan lebih dari 50 tusukan pisau, wajahnya benar-benar rusak.”

Baca artikel menarik lainnya di Google News klik di sini >>

kaje/red
sumber: skynews dan the gurdian

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini