Beranda Daerah Kronologi dan Fakta Supriyono Warga Telihan Tewas Ditempat Tidur

Kronologi dan Fakta Supriyono Warga Telihan Tewas Ditempat Tidur

0
Kronologi Tewasnya Supriyono

Polres Bontang merilis kronologi hingga fakta-fakta terkait tewasnya Supryiono (41) di tempat tidur.

Sebelumnya, geger seorang pria ditemukan tewas ditempat tidur, berikut adalah kronologi dan fakta-fakta tewasnya Supriyono warga Jl. Tarakan 1 RT 22 Kelurahan Gn.Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang Provinsi Kaltim. Berikut kronologi kejadiannya.

Kronologi kejadian tewasnya Supriyono

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kasi Humas Iptu Mandiyono menuturkan, menurut keterangan saksi Suhardi yang merupakan adik kandung Supriyono bahwa pada hari Rabu, 15 Maret 2023 sekira jam 10.00 Wita saat Saksi terbangun dari tidur di kamar depan sebelah kamar Supriyono yang tinggal dalam satu rumah kontrakan.

Selanjutnya Suhardi mencoba untuk membangunkan Supriyono yang masih terlelap tidur di kamar belakang, namun setelah mencoba membangunkan, Supriyono sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Mengetahui kakaknya sudah tak bernyawa, Suhardi selanjutnya memberitahukan kepada tetangga dan pihak RT setempat untuk meminta pertolongan dan segera menghubungi pihak Polres Bontang dan pihak Kelurahan Gn. Telihan, setelah pihak Polres Bontang dibantu Polsek Bontang Selatan tiba di TKP langsung melakukan pengamanan dan sambil menunggu pihak Inafis Polres Bontang datang.

Proses indentifikasi

Sekira jam 11.25 Wita Inafis Polres Bontang tiba di TKP untuk melakukan Identifikasi olah TKP, selanjutnya Supriyono menggunakan ambulan dibawa ke RSUD Taman Husada Kota Bontang.

Fakta meninggalnya Supriyono ditempat tidur

Hasil sementara identifikasi visum luar oleh pihak Inavis Polres Bontang di TKP, untuk Alm. Supriyono. Berikut fakta-fakta tewasnya Supriyono.

  • Tidak ditemukan adanya unsur unsur luka luka akibat tindak kekerasan.
  • Dugaan sementara Alm. Supriyono meninggal akibat Penyakit Jantung
  • Keterangan Saksi untuk riwayat penyakit terahir bahwa korban/Alm. Supriyono pertengahan tahun 2022 pernah dirawat di RS. PKT positif Covid.
  • Korban Alm. Supriyono tinggal berdua dengan Suhardi adik kandung di rumah kontrakan
  • Pihak keluarga tidak keberatan dengan hasil visum dan rencana jenazah akan dikirim ke Jawa untuk dikebumikan di kampung halamannya di Tulungagung.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini