Beranda Internasional Pemukim Israel Ngamuk Bakar Puluhan Rumah Palestina di Nablus Tepi Barat, Ratusan...

Pemukim Israel Ngamuk Bakar Puluhan Rumah Palestina di Nablus Tepi Barat, Ratusan Palestina Terluka, Satu Tewas

0
Pemukim Israel Ngamuk

Pemukim Israel mengamuk di kota Huwwara, Nablus Ahad (26/2/2023) malam, dalam serangan balas dendam
setelah dua pemukim Israel dibunuh oleh seorang pria Palestina bersenjata. Mereka menyerang pemukiman warga Palestina dan membakar puluhan rumah dan sejumlah kendaran milik warga Palestina.

Dilansir Al Jazeera (26/2), Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bahwa ratusan warga Palestina terluka akibat serangan amukan pemukim Israel itu. Bahkan 3 ambulan yang akan membawa korban pun ikut diserang.

Selain melukai ratusan Palestina, seorang pria Palestina berusia 37 tahun yang diidentifikasi sebagai Samih al-Aqtash ditembak mati di perut pada Minggu malam oleh pemukim Israel yang dilindungi oleh tentara Zionis Israel di desa Zaatara di selatan Nablus. Ayah lima anak itu kembali ke rumah lima hari lalu setelah menjadi sukarelawan untuk membantu korban gempa di Turki.

Pemukim Israel Mengamuk
Puing puing rumah Palestina dibakar pemukim Israel

Media Palestina melaporkan serangan brutal pemukim Israel seperti penikaman dan serangan kekerasan menggunakan benda keras dengan batang besi dan batu. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan satu orang dirawat di rumah sakit setelah dipukul di kepala dengan batu, menyebabkan patah tulang tengkorak. Orang lain mengalami pemukulan dengan tongkat logam di wajahnya.

Saddam Omar, seorang warga Huwara, menggambarkan amukan pemukim Isrsel itu sebagai tindakan biadab.

“Kemarin kami menyaksikan tingkat baru kejahatan pemukim yang menjajah, di mana mereka secara agresif menyerang segalanya,” katanya kepada Al Jazeera pada hari Senin.

Kesaksian Omar, meraka hampir membakar semuanya, toko, supermarket dan memasuki rumah serta membakarnya. Omar menambahkan bahwa para pemukim 100 persen dilindungi oleh tentara Israel.

Kecaman internasional

Aksi biadab para pemukim Israel dipicu akibat setelah dua pemukim Israel tewas dalam penembakan oleh seorang pria Palestina di Huwara. Para pemukim adalah dua bersaudara berusia 20-an yang tinggal di pemukiman ilegal Har Bracha di selatan Nablus.

Pemukin Israel NgamukKekerasan tersebut telah dikecam secara luas oleh politisi lokal dan internasional, LSM dan kelompok hak asasi manusia.

PM Palestina Mohammad Shtayyeh kata dalam sebuah pernyataan menyebut, tindakan pembakaran rumah dan mobil, penyerangan terhadap warga, mencegah truk pemadam kebakaran dan menyerang ambulans yang mengangkut pasien dan terluka – semua kejahatan ini harus menghadapi intervensi internasional segera untuk menahan otoritas pendudukan dan menghentikan mereka.

PM Palestina menganggap otoritas pendudukan bertanggung jawab penuh atas kejahatan keji ini, yang mencerminkan kebijakan sistematis yang dipraktikkan oleh pemerintah Israel, yang para menterinya menunjukkan dukungan mereka untuk kejahatan-kejahatan yang melanggar hukum internasional itu.

PM Palestina menambahkan, bahwa sebuah komite menteri akan dibentuk untuk memberi kompensasi kepada warga Palestina yang terdampak.

Kelompok hak asasi Al Haq yang berbasis di Ramallah mengatakan serangan itu adalah “hasil impunitas selama puluhan tahun yang dinikmati oleh Israel & pemukim atas kejahatan internasional yang dilakukan terhadap warga Palestina”.

Sami Abu Shahadeh, seorang politisi Palestina di parlemen Israel, mengatakan: “Pogrom Zionis yang terjadi di Huwara adalah konsekuensi dari platform politik supremasi Yahudi pemerintah Israel.”

Kelompok HAM Israel Peace Now dan B’Tselem juga menggambarkan serangan itu sebagai “pogrom” pemukim yang didukung oleh pemerintah Israel.

Sejumlah pemerintah asing, termasuk Amerika Serikat dan Prancis , juga mengeluarkan kecaman atas serangan tersebut.

Meningkatnya serangan pemukim

Serangan pemukim Israel secara konsisten meningkat selama enam tahun terakhir. Serangan terhadap desa-desa di daerah Nablus, di mana terdapat banyak pemukim, telah meningkat dan menjadi lebih terorganisir selama setahun terakhir.

Banyak dari insiden ini telah direkam dalam video yang menunjukkan serangan terjadi di bawah perlindungan atau dalam koordinasi dengan tentara Israel , kadang-kadang dengan tentara dan pemukim yang menembak berdampingan.

(kaje/red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini