Beranda Hukum Polisi Buru Penyalur TKW di Cianjur yang Dijadikan Pelayan Seks di Dubai

Polisi Buru Penyalur TKW di Cianjur yang Dijadikan Pelayan Seks di Dubai

0
Polisi Buru Penyalur TKW di Cianjur

Polres Cianjur tengah memburu penyalur TKW di Cianjur yang diduga dijadikan pelayan seks di Dubai. Pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu masih dalam pencarian.

Kapolres Cianjur, AKBP. Aszhari Kurniawan, mengungkapkan bahwa pelaku yang memberangkatkan TKW Ida diketahui bernama Martini, namun keberadaanya masih dalam penyelidikan.

“Sudah kami kantongi identitas penyalurnya. Tim sedang menyelidiki keberadaannya dan secepatnya akan kami tangkap,” jelas Kapolres Cianjur, Sabtu (8/7/23). 

Kapolres mengungkapkan bahwa dari Martini nantinya akan dikembangkan lagi untuk mengungkap sponsor besar pemberangkatan TKW. Ia juga menambahkan pihaknya juga sudah berhasil menangkap perekrut TKW Ida, yakni Rahmat di rumahnya di kawasan Kecamatan Karangtengah.

“Jadi TKW Ida ini direkrut oleh Rahmat yang sudah kami tangkap dan diberangkatkan oleh Martini serta pihak sponsor. Rahmat saat ini sedang diperiksa di Mapolres Cianjur,” tambahnya.

Selain mengejar pelaku, polisi juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten hingga kementerian untuk memulangkan TKW Ida.

“Kami akan koordinasi untuk mencari keberadaan TKW tersebut, kami upayakan agar bisa dipulangkan ke tanah air,” tutupnya.

Sebelumnya kisah tragis yang dialami TKW asal Cianjur bernama Ida (41) karena dijadikan budak seks di Dubai jadi viral.

Ibu dua anak itu dijebak sindikat untuk jadi pekerja seks komersial di sana.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkap awal mula Ida yang merupakan warga Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur terjebak dalam jerat bisnis prostitusi.

Kejadian bermula pada April 2022 ketika Ida dijanjikan tersangka H Rahmat untuk kerja di Timur Tengah sebagai ART. Kala itu, tersangka menjanjikan gaji besar kepada korban, termasuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan korban jika menjadi ART di Timur Tengah.

Masih di bulan April, setelah menyetujui sistem pekerjaannya Pekerja Migran Indonesia (PMI), Ida diberangkatkan ke Jakarta. Di sana Ida bertemu wanita bernama Tini atau Martini untuk proses medical dan pembuatan paspor.

Setelah selesai membuat persyaratan PMI, Ida diberangkatkan ke Timur Tengah pada bulan Mei 2022. Namun pekerjaan Ida di Timur Tengah cukup berat, sehingga dia kabur. Dari sinilah awal mula Ida dijadikan PSK.

Pada bulan Februari 2023, Ida kabur dari tempat kerjanya karena tidak sesuai dengan pekerjaan yang dijanjikan H Rahmat dan Tini.

Ida kabur dan menemui Eka yang sama-sama PMI. Dia dijanjikan Eka diberi pekerjaan yang lebih layak dari sebelumnya.

Namun Ida tidak dipekerjakan secara layak, tapi justru menjadi PSK di sebuah apartemen di Dubai.

Ponsel milik Ida juga disita sehingga dia tidak bisa memberitahu pihak keluarga.

Follow Paragrafnews.com di GOOGLE NEWS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini