Beranda Nasional Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi Jaringan Internasional di Semarang

Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi Jaringan Internasional di Semarang

0
Pabrik Ekstasi di Semarang

Polisi berhasil mengungkap keberadaan pabrik narkoba jenis ekstasi yang berlokasi di kawasan permukiman Jalan Kauman Barat V, Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Wakapolda Jateng Brigjen. Pol. Abiyoso Seno Aji di Semarang. Menurut Abiyoso Seno, bahwa ini merupakan pabrik ekstasi jaringan internasional dengan adanya alat cetak dan sejumlah bahan-bahannya dipastikan bukan dari dalam negeri melainkan dari luar negeri.

“Ini bukan hanya jaringan di dalam negeri, tapi juga jaringan di luar negeri. Ini dapat dibuktikan, alat cetaknya didapatkan di luar negeri. Kemudian bahan-bahannya itu tidak ada yang bisa dibeli di dalam negeri. Semua didatangkan dari luar negeri,” jelas Wakapolda dilansir dari laman detiknews, Jumat (2/6/23).

Ungkap Pabrik Ekstasi Jaringan Internasional di Semarang

Di katakan Brigjen. Pol. Abiyoso Seno Aji pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi dari Bea Cukai tentang masuknya peralatan pembuat pil dan bahan-bahan kimia dari luar negeri ke Semarang dan Banten.

Adapun lokasi pabrik ekstasi itu menempati sebuah rumah di wilayah RT 06 RW 08, Palebon, Kecamatan Pedurungan, Semarang, Jawa Tengah yang disewa oleh orang tak dikenal April lalu.

Tersangka

Dua orang tersangka diamankan dalam pengungkapan pabrik ekstasi yang merupakan satu jaringan dengan pengungkapan serupa di Tangerang, Banten.

Dua tersangka berinisial MR (28) dan ARD (24 berhasil diamankan. Keduanya warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, berperan sebagai koki yang meracik bahan dan sebagai pencetak ekstasi.

“Dua orang tersangka ini datang ke Semarang atas perintah seseorang yang masih didalami identitasnya,” jelas Abiyoso, Jumat.

Selain menangkap dua tersangka, Polisi juga mengamankan berbagai barang bukti sebanyak 10.903 butir pil ekstasi berbagai jenis dan bahan baku ekstasi dengan jumlah mencapai 53,44 kilogram.

Wakapolda menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Jateng, ribuan butir pil ekstasi tersebut mengandung zat methamphetamine dan amphetamine.

Wakapolda menghimbau agar meningkatkan kewaspadaan terkait peredaran narkoba di wilayahnya. Kalau memperoleh informasi sekecil apa pun segera sampaikan ke pihak yang berwenang.

Baca juga: Polres Bontang Ringkus 3 Orang Jaringan Narkoba Rusunawa Loktuan, Begini Kronologinya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini