Wakapolres Bontang Kompol Eko Alamsyah

Bontang-Paragrafnews: Motor terbakar di Kota Bontang yang viral baru-baru ini di media sosial, nampaknya di salah artikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dimana oknum ini mengunggah video motor terbakar di akun media soialnya, dengan menambah-nambahkan narasi sembari berucap ” Nah ini Razia di polres. enggak terima di razia, motornya dibakar Mantap!,” Kata dia.

Menanggapi penyebaran video hoaks tersebut, Wakapolres Bontang Kompol Eko Alamsyah saat di temui di ruangannya, mengatakan, kepolisian akan menyelidiki pemilik akun yang menyebarkan video hoaks pembakaran motor itu.

“Video hoaks yang di sebarkan oleh oknum pemilik akun medsos ini semuanya tidak benar. bayangkan saja, kegiatan polisi yang membantu dan menolong masyarakat di tempat kejadian ini di kemas sedemikian rupa, sehingga seolah-olah polisi ini bertindak anarkis terhadap pemilik motor tersebut,” Jelasnya.

Oleh sebab itu apa yang dikatakan oknum tersebut didalam videonya, sangatlah disesalkan. Penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial ini seolah-seolah ingin menyudutkan pihak kepolisian kerena telah bertindak anarkis terhadap masyarakat.

Maka dari itu dijelaskan Kompol Eko Alamsyah, tindakan yang dilakukan pemilik akun tersebut bisa berpotensi untuk membuat gaduh di masyarakat, terlebih dengan suasana tidak kondusif yang sekarang tengah dialami bangsa indonesia saat ini.

Atas dasar itu, pemilik akun penyebar berita hoakz tersebut bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Adapun untuk di ketahui Polres Bontang telah meminta klarifikasi dari pemilik motor, dimana dalam klarifikasinya tersebut, pemilik motor mengatakan dirinya benar-benar murni terkena musibah akibat ada konsleting di panel motornya sehingga memicu terjadinya kebakaran.

Kasat Lantas Bontang, AKP Angga Indarta (Meminta Klarifikasi Kejadian di Rumah Pemilik Motor)

Di akhir, Kompol Eko Alamsyah menghimbau kepada masyarakat Bontang agar tidak terpancing ikut menyebarkan berita hoakz, sebab ia tidak ingin Kota Bontang yang aman dan damai ini menjadi rusuh akibat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here