Foto Istimewa ( Gedung Ramayana Bontang ).

Bontang-Paragrafnews: Cukup Lama tidak terdengar kabarnya. Rencana pembangunan jejaring bioskop terbesar Cineplax 21 di Ramayana Bontang. Terkendala masalah perizinan.

Hal tersebut disampaikan Kepala DPM-PTSP Bontang, Puguh Hardjanto, saat ditemui ruang kerjanya pada Selasa (7/1/2020).

Beberapa waktu lalu, seperti yang ramai diberitakan. Sebelumnya, progres hanya terkendala pada masa waktu kontrak kerja. Dimana antara PT Integriya dengan Pemkot Bontang yang saat ini digunakan Ramayana hanya tersisa 13 tahun, sedangkan Cinema XXI menginginkan waktu kerja sama selama 20 tahun.

Menanggapi permasalahan ini Kepala DPM-PTSP Bontang, Puguh Hardjanto, langsung menggelar rapat kerja, dengan memanggil pihak Cinema XXI dan pihak Ramayana Bontang bersama beberapa OPD teknis terkait, yang digelar akhir tahun pada 31 desember 2019 lalu.

Adapun dalam rapat yang digelar tersebut, menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya, pihak Cinema XXI akhirnya menerima kontrak kerja sama Ramayana dengan masa 13 tahun kontrak.

Selain itu, pihak Ramayana diminta untuk mengurus beberapa proses prizinan seperti izin lingkungan atau amdal serta UKL-UPL dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagai prasyaratan memperoleh izin usaha atau kegiatan.

“Proses izin tempat pemutaran film juga harus diperoleh Ramayana dari kementerian pendidikan dan kebudayaan. Sebab untuk di Kota Bontang ini memang baru pertama ada Bioskop Cinema XXI,” jelasnya.

Adapun izin Bioskop pemutaran Film itu tertuang didalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34 tahun 2019 tentang Tata Edar, Pertunjukan, Ekspor dan Impor Film.

Selanjutnya dari beberapa hasil rapat tersebut lebih jauh di katakan puguh. Bahwa Pemerintah Kota dalam hal ini beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mendukung penuh rencana pelaksanaan Bioskop Cinema XXI di Ramayana.

Maka dari itu guna memuluskan progres pembangunan Bioskop Cinema XXI di Ramayana ini. Pemerintah Kota bersama OPD terkait, akan membantu mempermudah segala proses prizinan.

“Olehnya kami meminta dengan sangat tahapan-tahapan proses prizinan yang dilalui dari pihak Ramayana, kita mohon dengan sangat untuk bisa segera di selesaikan. Sebab secara prinsip kami juga membantu mempermudah segala proses prizinan,” ungkapnya.

Adapun untuk diketahui Masyarakat Bontang. Bahwa, target dari pihak Ramayana Bontang seluruh proses perizinan, sekaligus opening dipastikan rampung pada April 2020 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here