Beranda News Sempat Membantah, Sopir Audi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Mahasiswa Cianjur Korban Tabrak...

Sempat Membantah, Sopir Audi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Mahasiswa Cianjur Korban Tabrak Lari

0
Sempat Membantah, Sopir Audi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Mahasiswa Cianjur Korban Tabrak Lari
KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN

Paragraf News – Kasus mahasiswa Cianjur korban tabrak lari hingga meninggal dunia masuk pada tahapan penetapan tersangka. Bagaimana kronologinya?

Kasus mahasiswa Cianjur korban tabrak lari saat ini sudah memasuki babak baru yaitu penetapan dan penahanan tersangka.

Meski sempat membantah dengan menceritakan kronologi versi sopir Audi tersebut, namun faktanya kini sang sopir malah ditetapkan sebagai tersangka.

Kronologi Mahasiswa Cianjur Korban Tabrak Lari Versi Sopir Audi

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, sopir Audi sempat membantah bahwa dirinya adalah pelaku mahasiswa Cianjur korban tabrak lari. Sopir Audi sempat membeberkan kronologi kejadian versi dirinya, berikut poin-poinnya:

1. Tidak menerobos rombongan Polisi

Diakui oleh sopir Audi bahwa keberadaannya saat mengikuti mobil rombongan polisi bukan dalam rangka menerobos dan ugal-ugalan dalam berkendara.

Turut sertanya dalam rombongan mobil polisi tersebut sudah atas sepengetahuan rombongan. Diakuinya bahwa ia hanya sopir yang mengikuti instruksi majikan.

2. Tidak ada lecet di mobil

Menurut sopir Audi yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, saat di TKP ketika warga mengejar mobil yang dikendarainya, ia kooperatif menepi dan tidak melarikan diri.

Sopir Audi kemudian membantah sebagai pelaku mahasiswa Cianjur korban tabrak lari dengan menunjukkan bukti tidak ada lecet di mobil yang dikendarainya sebagai tanda pasca tabrakan.

3. Warga yang mengejar sempat meminta maaf

Menurut penjelasannya, warga yang mengejar di TKP sempat meminta maaf setelah dirinya memberikan klarifikasi terhadap tuduhan warga. 

Warga sekitar pun tidak melakukan penahanan dan tetap mengizinkan sopir Audi melanjutkan perjalanannya. Itu dapat memperkuat bahwa ia bukan pelaku kasus mahasiswa Cianjur korban tabrak lari.

4. Melihat 2 mobil di belakang

Sopir Audi mengaku sempat melihat motor yang dikendarai oleh perempuan agak oleng, ia kemudian berinisiatif memelankan kendaraan, sementara di belakangnya ada 2 kendaraan Polisi yang ia lihat terus melaju.

Ia mengatakan bahwa saat itu di mobil yang dikendarainya juga membawa majikan, sehingga ia mempertimbangkan keselamatan majikannya.

5. Kaget dengan pemberitaan media

Dirinya mengaku kaget saat melihat pemberitaan media yang sangat menyudutkan posisinya, maka dari itu ia berniat meluruskan fakta dan menceritakan kronologi lengkapnya. 

Ia juga membantah pemberitaan di media yang menurutnya tidak sesuai fakta. 

Poin-poin di atas adalah kronologi kejadian di TKP menurut versi sopir Audi. Akan tetapi, saat ini sopir Audi tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

Fakta Versi Polisi

Dalam kasus mahasiswa Cianjur korban tabrak lari, Polisi juga membeberkan beberapa fakta terkait kejadian ini yang bertolak belakang dengan kesaksian sopir Audi. Berikut poin-poinnya:

1. Mobil pelaku tabrak lari bukan bagian dari Polisi

Polisi membantah bahwa mobil yang menabrak adalah bagian dari rombongan Polisi. Menurut pihak kepolisian, kesaksian warga dan CCTV di TKP juga menunjukkan bahwa pelaku mahasiswa Cianjur korban tabrak lari bukan bagian dari polisi.

2. Sopir Audi sempat menjadi DPO lalu menyerahkan diri

Tidak diketahui keberadaannya pasca kejadian, sopir Audi ditetapkan oleh pihak kepolisian masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. Akan tetapi, sang sopir kemudian menyerahkan diri ke kantor polisi didampingi oleh kuasa hukumnya.

3. Ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan

Setelah menyerahkan diri, prosedur pemeriksaan dijalakan kepada sopir Audi. Dari hasil pemeriksaan terduga pelaku, CCTV TKP, dan kesaksian warga sekitar, maka polisi menetapkan sopir Audi sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan.

4. Berpotensi melarikan diri

Penjelasan polisi soal penetapan tersangka dan tindakan penahanan terhadap sopir Audi adalah telah sesuai prosedur undang-undang yang berlaku. Sedangkan alasan lain dilakukan penahanan adalah tersangka berpotensi melarikan diri karena beralamat di luar Cianjur.

Penutup

Sampai saat ini publik masih dibingungkan dengan dua versi yang bertolak belakang tersebut. Akan tetapi, publik berharap kasus mahasiswa Cianjur korban tabrak lari tidak jalan ditempat dan pelakunya segera diadili sesuai norma hukum yang berlaku.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini