Beranda Daerah Wali Kota Neni Minta Lestarikan Pencak Silat pada HUT ke-34 PSHT

Wali Kota Neni Minta Lestarikan Pencak Silat pada HUT ke-34 PSHT

0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni didampingi wakil Walikota Bontang Basri rase saat menghadiri milad PSHT ke-34 di lapangan MTQ Parikesit, Minggu 23/2/2020 (Foto: humas Bontang)

Bontang – Paragrafnews.com: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadiri peringatan hari ulang tahun Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bontang Pusat Madiun ke-34 di Lapangan MTQ Parikesit, Minggu (23/2/2020).
Tema HUT ke-34 PSHT “Mari kita cintai, kita jaga, dan kita lestarikan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Bangsa Indonesia”.

Acara dihadiri oleh Anggota DPRD Bontang Agus Suhadi, perwakilan Kapolres Bontang, Ketua IPSI Bontang Basri Rase, Ketua perguruan pencak silat lainnya, serta dewan pembina PSHT, dan seluruh warga PSHT.

Laporan Ketua Pelaksana Peringatan HUT PSHT ke-34, Yusuf disampaikan ulang tahun ini pihaknya membawa misi untuk terus mencintai pencak silat, menjaga dan melestarikan karena merupakan warisan budaya bangsa.

“Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung jalannya acara, dan mohon maaf atas segala kekurangan. Mari jaga persaudaraan PSHT untuk membangun Kota Bontang,” ungkapnya.

Ketua Umum PSHT Cabang Bontang Suryanto dalam sambutannya mengharapkan kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi, mempererat tali persaudaraan warga PSHT, juga seluruh unsur pemerintahan dan lainnya. Sebagai ketua, Suryanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir.

“Mari jaga persaudaraan dengan sebaiknya, pererat tali persaudaraan kepada semua unsur,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh warganya untuk menjaga kondusifitas Bontang, dan jaga persaudaraan dengan seluruh pencak silat di Bontang.
Ketua IPSI Bontang Basri Rase menyampaikan atas nama Ketua IPSI dan jajaran pengurus mengucapkan selamat ulang tahun, semoga semakin jaya, dan semakin berkontribusi nyata bagi pemerintah Bontang. “Tetap kompak, jaga kebersamaan, dan persaudaraan,” imbuhnya.

Dikatakan, IPSI di Bontang terdapat 8 anggota resmi. IPSI juga baru menggelar rakor dengan menyimpulkan beberapa point pembinaan bagi adik-adik, serta program kegiatan pelatihan dan dewan hakim. Ke depan, Basri ingin pengurus IPSI berasal dari jajaran pemerintahan dan aparat.

Silat, lanjutnya perlu dijaga dan dilestarikan. Sehingga silat harus benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. “Harus dewasa menyikapi segala permasalahan di usia ke-34 ini,” pintanya.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengaku bangga setiap ulang tahun PSHT tak pernah minta bantuan pemerintah. Pencak silat merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan. Maka bersyukur pencak silat sudah dipatenkan. Walaupun pencak silat belum masuk dalam Sea Games, semoga jadi tolak ukur pencak silat masuk olahraga.

Atas nama Pemerintah Kota Bontang, Neni mengucapkan selamat ulang tahun ke-34. “Harus jadikan motivasi untuk membangun tidak hanya kesehatan raga saja, tapi juga kesehatan rohani,” kata Neni.

Neni menyampaikan Bontang itu dibangun oleh perbedaan, tapi jika disusun dengan kasih sayang akan terbentuk mozaik yang indah. Perbedaan inilah yang harus dijaga, harus jadi orang toleran, dan harmoni. “Alhamdulillah sudah dibuktikan dengan organisasi di Bontang karena Bontang tetap kondusif. Terima kasih yang selalu menjaga toleransi dan harmoni perbedaan,” ungkapnya.

“Jaya selalu, sukses selalu, dan berikan yang terbaik bagi Bontang, karena Bontangku, Bontangmu, Bontang kita semua, harus dijaga. Yang penting tetap jaga Kondusifitas Bontang,” tutupnya.

Acara dilanjutkan pemotongan tumpeng dan pembacaan SK Penghargaan Ketua Ranting.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini