Beranda Daerah Aliansi Bontang Melawan Demo Lagi Tuntut 25 Dewan Tolak UU Cipta Kerja

Aliansi Bontang Melawan Demo Lagi Tuntut 25 Dewan Tolak UU Cipta Kerja

169
0
Aliansi Bontang Melawan kembali menggelar aksi pada hari ini, Senin (12/10/2020) di depan Gedung Auditorium 3 Dimensi, Eks Gedung Wali Kota lama, Jl. Awang Bontang Utara (Istimewa)

Bontang – Paragrafnews.com: Puluhan massa aksi demo yang tergabung dalam ‘Aliansi Bontang Melawan’ kembali menggelar aksi pada hari ini, Senin (12/10/2020) di depan Gedung Auditorium 3 Dimensi, Eks Gedung Wali Kota lama, Jl. Awang Bontang Utara.

Aksi demo yang semula akan di gelar di simpang tiga Ramayana ini, menuntut kepada 25 anggota DPRD Bontang untuk segera mencabut Omnibus Law.

Pantauan awak media kami, aksi yang dimulai sekitar pukul 15.30 ini diwarnai dengan orasi dari korlap masing – masing massa.

Ditemui anggota Dewan, Raking, ia menjelaskan sudah menyampaikan pada Jumat kemarin bahwa ketua DPRD menerima aspirasi dari masyarakat, buruh dan mahasiswa diharapkan untuk tetap bersabar, ujar Raking.

Suasana aksi damai aliansi Bontang Melawan (Istimewa)

Aspirasi tersebut akan disampaikan kepada DPRD provinsi dan Pjs. Walikota Bontang. Karena semua melalui proses yang tidak serta merta dikabulkan oleh karena itu diminta kembali bersabar.

Raking menyebut dirinya tetap menyemangati aktivitas mahasiswa, namun tidak selalu harus berdemo karena DPRD selalu siap menampung aspirasinya.

Ketika ditanya oleh satu peserta aksi, kapan draft tersebut diajukan?.

“Apabila draft sudah ditandatangani Pjs. Walikota dan ketua DPRD akan segera diproses,” ujar Raking.

Ditempat yang sama salah satu koordinator aksi, Saipul menuturkan, aksi ini ialah aksi lanjutan pada, Kamis tanggal 8 kemarin, aksi dari kawan- kawan ini terkait anggota dewan dalam penolakan Omnibus law. Hanya saja di aksi Kamis 8 Oktober lalu kawan – kawan tidak puas karena hanya ada tiga perwakilan dari Dewan, ungkap Saipul ke media ini.

Dan hari ini, lanjut Saipul, merupakan aksi lanjutan dari keputusan aksi tanggal 8 Oktober kemarin, bahwa mendesak anggota dewan turun aksi dalam penyepakatan penolakan Omnibus Law.

Aksi yang kami lakukan adalah aksi damai dan juga merupakan dalam rangka hari ulang tahun Kota Bontang, sambungnya.

Namun setelah aksi berjalan dan sampai selesai ternyata dewan tidak menepati janjinya. Dan dengan rasa kecewa massa aksi maka teman – teman akan melakukan aksi jilid selanjutnya untuk menindak lanjuti aksi ini, pungkas Saipul.

Dengan pengawalan ketat dari satuan Polres Bontang dan dibantu Satpol PP, aksi demo berlangsung tertib dan membubarkan diri sekitar pukul 16:30 Wita setelah memotong tumpeng dalam rangka hari jadi Kota Bontang ke-21. (Kaje/Ltp).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here