Beranda Daerah Bersama Satgas Covid-19 Kota Bontang, Kelurahan Belimbing Kembali Lakukan Rapid Test

Bersama Satgas Covid-19 Kota Bontang, Kelurahan Belimbing Kembali Lakukan Rapid Test

Untuk Warga yang Kontak Langsung Dengan Warga Terpapar Covid-19 serta Penyemprotan Disinfectan

0
Lurah Belimbing, Ade Darmawan (kiri) saat memantau jalannya rapid test di BTN Belimbing, Selasa 11/8/2020 (Istimewa)

Bontang – Paragrafnews.com: Bersama satgas covid‐19 Kota Bontang, Kelurahan Belimbing kembali melaksanakan rapid test bagi warga yang kontak langsung dengan warga terpapar covid-19 berikut penyemprotan disinfectan di rumah ibadah, jalanan perumahan dan di rumah warga terpapar covid-19.

Lurah Belimbing, Ade Darmawan, menjelaskan rapid test ada yang dipusatkan di satu lokasi, ada juga petugas keliling mendatangi langsung ke rumah warga yang kontak langsung dengan warga terpapar covid-19 yang berada di Kelurahan Belimbing, Bebernya ke media ini, Kamis (13/8/2020).

Tim satgas penanganan Covid-19 Dinkes Kota Bontang (Istimewa)

“Hal ini sebagai respon dari laporan yang masuk ke tim juga hasil tracing warga yang terpapar,” jelas Ade.

Untuk penyemprotan, sambung Ade, disinfectan dilakukan oleh petugas dari dinas kesehatan dengan APD lengkap pada area rumah/jalan sekitar dan di dalam rumah warga yang terpapar.

Rapid test dan penyemprotan terus kami lakukan seiring perkembangan yang terpapar. Sudah 4 hari rapid test yang menyentuh jumlah 306 orang yang di test, papar Ade Darmawan.

Pelaksanaan rapid test di Kelurahan Belimbing, kamis 13/8/2020 (Istimewa)

“Semoga kedepan tidak ada lagi kasus warga yang terpapar,” Pungkasnya.

Pada kesempatan ini Lurah Belimbing, Ade Darmawan menghimbau kembali :

1. Mari kita sikapi dengan baik untuk selalu menjaga kesehatan, ketenangan, kenyamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing

2. Patuhi protokol kesehatan, diantaranya :
a. Sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir
b. Pakai masker
c. Jaga jarak minimal 1 mtr
d. Minimalisasi berada dalam keramaian
e. Minimalisasi keluar rumah, jika tidak penting

3. Stop menyebarkan informasi terkait kasus ini terutama tidak perlu mencari tahu siapa yang terpapar karena sedang ditangani tim, juga hal ini bukan aib tapi harus segera ditangani dengaan benar oleh tim medis supaya tidak menularkan dan yang terpapar sehat kembali. (Kaje/Hrmn)

Artikulli paraprakLokakarya Virtual Edukasi Pencegahan karhutla Diikuti Ratusan Peserta Guru di Kalimantan dan Papua
Artikulli tjetërSetelah Warganya, Kini Giliran Seluruh Pegawai Kelurahan Belimbing Melaksanakan Rapid Test

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini