Beranda Daerah DPRD Bontang DPRD Bontang Terus Suarakan Rencana Pengadaan Lahan Pemakaman

DPRD Bontang Terus Suarakan Rencana Pengadaan Lahan Pemakaman

0
DPRD Bontang Suarakan Pengadaan Lahan Pemakaman
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Bontang bersama pemilik lahan terkait lahan pemakaman Bontang Barat

Rencana pengadaan lahan pemakaman masih dalam tahap pembahasan para Legislatif dan dinas terkait.

Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mengatakan, rencana pemanfaatan lahan yang akan digunakan untuk pemakaman muslim berada di Kecamatan Bontang Barat, Kelurahan Kanaan tepatnya di seberang Pemakaman Toraja, atau di belakang Mushola Babussalam.

Baca juga: Barang Pedagang Sering Hilang, BW Usul Atur Jam Operasional dan Tambah Sistem Keamanan

“Rekomendasinya di situ,” ujar Amir, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Bontang bersama pemilik lahan terkait lahan pemakaman Bontang Barat, Lahan RTH BSD, dan Lahan RTH di Jalan Brokoli di Kelurahan Gunung Elai, Senin (11/9/2023).

Namun diungkapkan Amir mengungkapkan terkait kelayakan pemanfaatan lahan pemakaman tersebut masih dalam kajian tim akademis dari Universitas 11 Maret Surakarta.

“Kita masih meraba-raba terkait calon lahan pemakaman Bontang Barat ini. Kami masih tunggu hasil kajiannya secara akdemis apakah layak dimanfaatkan dengan baik. Apakah cocok untuk pemakaman atau tidak,” pungkasnya.

Politikus Partai Gerindra ini pun berharap rencana pengadaan lahan untuk pemakaman ini bisa segera terealisasi. Pasalnya lahan pemakaman di Bontang saat ini sudah sangat penuh dan sesak.

“Mudah-mudahan cepat terealisasi. Kasian itu masyarakat memakamkan keluarga di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Untung-untung Pemkab Kutim belum keberatan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pertanahan Dinas Perkim Bontang, Ishak Karangan mengatakan, terkait lahan untuk akses jalan menuju pemakaman telah dihibahkan oleh sang pemiliknya. Acara penyerahan hibah itu dilakukan langsung secara formal.

“Pemiliknya sudah menyerahkan kepada Pemkota Bontang. Jadi, sudah ada kejelasan masalah legalitas akses jalan masuk itu. Bahkan, sudah teregistrasi di Kantor Lurah Kanaan. Sehingga sudah ada hitam di atas putihnya bahwa tanah itu akan digunakan untuk akses masuk ke pemakaman,” terangnya.

Selanjutnya, terkait lahan itu nantinya akan dilakukan pengukuran lahan pada awal Oktober mendatang. Pengukuran lahan lebih valid dengan hadirkan para saksi batas. Lantaran pengukuran sebelumnya tak ada saksi batas.

“Secara umum calon lahan pemakaman Bontang Barat itu sudah direkomendasikan. Sekarang hanya tinggal mengurus legalitasnya saja,” tandasnya. 

(adv/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini