Beranda Daerah DPRD Bontang Fraksi Annur Berharap Pemerintah Lebih Kreatif Dalam Mengelola Sumber Pendapatan

Fraksi Annur Berharap Pemerintah Lebih Kreatif Dalam Mengelola Sumber Pendapatan

63
0
Abdul Samad Anggota Komisi III DPRD Bontang, (Foto: Ist)

BONTANG, PARAGRAFNEWS.COM — Abdul Samad Wakil Ketua Fraksi Annur (Amanat Nurani Rakyat) menyampaikan pandangan umum terhadap nota keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang Tahun 2021, diruang rapat paripurna sekretariat DPRD Bontang, Jalan Bessai Berinta Kelurahan Bontang Lestari, Selasa (20/10/2020).

“Kami menilai, postur anggaran dan penyusunan program tahun 2021 belum memperhatikan adanya pandemi, sebagaimana yang diatur dalam pasal 5 Permendagri nomor 64 tahun 2020 tentang penyusunan APBD tahun 2021,” ujarnya.

“Harusnya postur anggaran memperhatikan skenario terburuk di tahun 2021. pandemi masih berlangsung. Atau minimal program lebih fokus pada dampak Covid-19, baik di bidang penanggulangan dampak ekonomi, pendidikan maupun kesehatan dan penyediaan jaring pengaman sosial/social safety net,”tambahnya.

Kata dia, Hal mendasar lainnya yang menjadi kendala dalam penyusunan APBD adalah ketergantungan pendanaan program dan kegiatan yang relatif masih cukup tinggi terhadap dana perimbangan Pemerintah Pusat.

Menurutnya, tingkat ketergantungan ini sangat rentan terhadap pergerakan perekonomian dunia yang sangat dinamis dan perubahan kebijakan Pemerintah seperti perubahan Undang-Undang dan Peraturan lainnya.

“Namun kita optimis terhadap berbagai dinamika tersebut, bahwa kita akan berhasil melewatinya dengan melakukan kordinasi dan kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota Bontang dan DPRD Kota Bontang serta dukungan stakeholder terkait dan masyarakat tentunya,” terangnya.

Abdul Samad berharap, beberapa hal yang sudah ditargetkan dalam RAPBD Tahun 2021 dapat tercapai. Meskipun tantangan dan permasalahan kedepan diprediksi masih akan dinamis. Antara lain rencana Pendapatan sebesar kurang lebih Rp. 1,2 trilyun yang terdiri dari PAD Rp. 196 miliar, dana perimbangan Rp. 958 miliar dan lain – lain pendapatan sah sebesar Rp. 1,5 miliar.

“Sebagai antisipasi dalam pencapaian pendapatan yang telah ditargetkan dalam APBD Tahun 2021, Pemerintah Kota Bontang dituntut untuk cerdas dan kreatif dalam menghasilkan dan mengelola sumber-sumber pendapatan,” tutupnya. (ltp/hrm).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here