Beranda Daerah DPRD Bontang Geram Tak Hadiri RDP, Dewan Minta Walikota Bontang Tegur Kadisnaker

Geram Tak Hadiri RDP, Dewan Minta Walikota Bontang Tegur Kadisnaker

56
0
Rapat kerja antara Komisi I DPRD Bontang dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang dan PT. Panglima Siaga Bangsa pada, Senin 26/10/2020 (Foto: Ist)

Bontang – Paragrafnews.com: Rapat kerja antara Komisi I DPRD Bontang dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang dan PT. Panglima Siaga Bangsa pada, Senin (26/10/2020) pagi membuat anggota dewan geram. Pasalnya kedua belah pihak mangkir.

Ke dua pihak tersebut tidak memenuhi undangan dengan alasan Covid-19. Padahal, Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini dianggap perlu karena berkaitan dengan masalah rekrutmen tenaga kerja dan kontrak kerja.

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang yang sedianya memimpin rapat terpaksa harus RDP dengan kursi kosong.

”Tidak ada alasan ke dua lembaga tersebut tidak menghadiri RDP mengingat kegiatan yang digelar mematuhi protokol kesehatan yang ketat,” ujar anggota Komisi I, Bakhtiar Wakkang.

Tidak ada alasan mereka tidak hadir karena alasan Covid-19. Ini kita ingin bahas solusi masalah tenaga kerja dan kontrak kerja,” ucap Wakkang.

Terkait dengan rekrutmen tenaga dan kontrak kerja, Legislator Partai Nasdem itu mengatakan, PT Panglima Siaga Bangsa (PSB) harus patuh terhadap peraturan dan regulasi yang sudah diatur pemerintah Kota Bontang.

“Silahkan buat regulasi sendiri tentang rekrutmen tenaga kerja tapi diluar dari Kota Bontang. Bontang ini adalah daerah otonomi berdasarkan undang-undang,” jelas dia.

Wakkang menyampaikan terimakasih kepada pihak yang diundangnya, terutama direktur PT. PSB.

“Terimakasih atas ketidak hadirannya. Dan untuk Pemerintah Kota Bontang kita minta pak Pjs. Wali Kota menegur anak buahnya Kadisnker. Kalian adalah mitra yang baik,” cetusnya.(ltp/kaje).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here