Beranda Daerah Ini Penyebab HMI Bontang Tidak Ikut Dalam Aksi Damai Bersama GMPB ke...

Ini Penyebab HMI Bontang Tidak Ikut Dalam Aksi Damai Bersama GMPB ke PT IMM

0

Bontang-paragrafnews: Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat (HMI) Bontang, tidak ambil bagian dalam aksi damai yang dilakukan oleh Masyarakat Bontang dan Santan, yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Banjir (GMPB) ke PT Indominco Mandiri (IMM), pada hari Sabtu (15/6/2019) lalu.

Di sebabkan, Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat (HMI) Bontang menilai, tuduhan Gerakan Masyarakat Peduli Banjir (GMPB) kepada PT Indominco Mandiri (IMM) sebagai penyebab banjir di Kota Bontang dianggap terlalu menduga-duga dan belum cukup bukti.

Suriansyah Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat (HMI) Bontang mengatakan, saat di konfirmasi Minggu (16/6/2019) pagi,”setelah mengetahui mereka (GMPB) ingin melakukan aksi damai ke PT IMM, kami Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat (HMI) Bontang menolak untuk ikut ambil bagian dalam aksi tersebut, lantaran jika ingin menuduh IMM sebagai biang dari terjadinya banjir, kita tidak boleh hanya sekedar berasumsi tapi harus membawa cukup bukti dan fakta hukum yang kuat,”jelasnya.

Suriansyah Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat (HMI) Bontang

Ditambahkan Suriansyah, berdasarkan kajian yang telah di kaji pihaknya, ditambah dengan hasil referensi dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bontang bahwa Terdapat tiga hal penyebab banjir di Bontang, Yakni Kerusakan Alam, buruknya sistem drainase, dan curah hujan yang tinggi.

Oleh sebab itu menurut Suriansyah apa yang dilakukan GMPB kurang tepat, semua harus butuh data valid atau bukti yang kuat, sementara mereka datang hanya berasumsi, maka dari itu kami (HMI) menolak untuk ikut Aksi Damai yang di lakukan kemarin.

Semestinya bila ingin berasumsi, lebih tepat jika mereka datang mengaduh ke Pemkot Bontang dulu, karena dengan fakta banjir yang terjadi ini telah menyebabkan banyak kerugian (Materi).

“Maka dari itu pemerintah lah yang semestinya bertanggung jawab dan mencari solusinya melalui Dinas terkait yakni Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bontang, agar dapat menindak lanjuti lebih dalam kajian terkait permasalahan banjir ini, dengan berbagai metode entah itu dengan mengambil enam belas point rekomendasi dari pansus banjir legislatif di DPRD Bontang”tegasnya.

Meski begitu HMI tetap mengapresiasi aksi (GMPB) dengan mengatasnamakan Masyarakyat Bontang agar masalah banjir ini segera dapat dituntaskan.

Olehnya atas dasar kepedulian kepada Masyarakat Bontang pula, tim Komisariat HMI Bontang saat ini tengah bekerja mengumpulkan bukti-bukti terkait permasalahn banjir.

“Kami sedang bekerja mengumpulkan sample dan meneliti metode pencarian fakta penyebab banjir ini, dengan mendatangi sejumlah sungai maupun beberapa drainase, setelah bukti dan sample cukup Rencana mau kami presentasikan juga dengan Pemkot Bontang dalam hal ini Wali Kota Bontang,”pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya marak di beritakan bahwa Masyarakat Bontang dan santan yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Banjir (GMPB) pada hari Sabtu (15/6/2019) melakukan aksi damai di salah satu pintu pagar jalan hauling PT Indominco Mandiri (IMM) yakni di jalan Halim Segendis, Bontang Lestari.

Dalam aksi damai tersebut Gerakan Masyarakat Peduli Banjir (GMPB), menyampaikan keluhan terkait musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di Bontang dan sekitarnya, mereka meminta kejelasan apakah ada sangkut pautnya dengan aktifitas penambangan yang di lakukan oleh PT IMM.

Artikulli paraprakPWS Samarinda Peduli Korban Banjir, 2 Hari Salurkan Bantuan
Artikulli tjetërDi tuding Terima Suap, Bakhtiar Wakkang Akan Melapor Ke Polisi!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini