Beranda News Kejari Bontang Musnahkan Barang Bukti dari 69 Perkara

Kejari Bontang Musnahkan Barang Bukti dari 69 Perkara

0
Kejari Bontang Musnahkan 69 Barang Bukti

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang memusnahkan barang bukti dari 69 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di halaman Kantor Kejari Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (30/5/2023).

Baca juga: Usai Transaksi Narkoba, Warga Loktuan Ditangkap Polisi

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang, Syamsul Arif, mengatakan dari ke 69 perkara itu antara lain, 47 perkara pada periode Maret-Desember 2022, sementara 22 perkara lainnya periode Januari-Februari 2023.

“Semuanya sudah inkracht dan perkaranya sudah kami tangani,” ungkapnya.

Lebih lanjut Samsul Arif menjelaskan, bahwa pemusnahan barang bukti tersebut merupakan implementasi pelaksanaan tugas sebagai jaksa dengan pemusnahan barang bukti berkekuatan hukum tetap.

Terangnya Kajari Bontang Syamsul Arif, bahwa pemusnahan ini dilaksanakan oleh Kejaksaan sebagai eksekutor, dengan memusnahkan barang bukti yang telah dikumpulkan selama kurun waktu satu tahun.

Barang bukti yang dimusnahkan 

Lantas barang bukti apa saja yang dimusnahkan dari 69 perkara tindak pidana tersebut?

Kepala Seksi Barang Bukti dan Perampasan Kejaksaan, Ardiyansah, menjelaskan adapun barang bukti yang dimusnahkan dari total 69 perkara yang telah diselesaikan, diantaranya:

  • Sabu seberat 59,86 gram
  • 21 alat hisap sabu (bong)
  • Timbangan digital 17 buah
  • Alat komunikasi 19 unit
  • Korek api 23 buah
  • 2.500 plastik klip
  • Pipet sebanyak 23 buah
  • 4.422 pil
  • 9 Botol plastik sebanyak 9
  • 7 buah Dompet sebanyak 7
  • 3 buah tas
  • 3 buah papan
  • 10 buah Celana/pakaian
  • 25 buku kartu/kupon
  • 7 buah senjata tajam

Apresiasi dari Pemerintah Kota Bontang

Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan pelaksanaan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Menurutnya, ini merupakan bukti kerja keras bersama dan profesionalitas para penegak hukum dalam menjaga kestabilan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Bontang.

“Terima kasih kepada Kepolisian, TNI, Kejaksaan Negeri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang, karena telah menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum,” ungkapnya.

“Terutama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika (P4GN),” sambungnya.

Najirah juga menyampaikan, pemusnahan barang bukti ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa masih ada bahaya yang mengancam generasi muda. Yang bukan hanya ada niat jahat, akan tetapi juga karena pergaulan serta pendidikan moral dalam masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan efek jera kepada pelaku tindak kejahatan.

Selain itu agar masyarakat tahu bahwa barang bukti yang disita benar-benar dimusnahkan dan juga untuk menghindari penyelewengan terhadap barang bukti.

“Sehingga diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat dan upaya penegakan hukum di Bontang,” ujarnya. (kaje/red)

Follow Berita Paragrafnews.com di Google News 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini