Beranda Diskominfo Kota Bontang Kemenkeu Melakukan Kunjungan Kerja Ke Kota Bontang, Ini Tujuannya

Kemenkeu Melakukan Kunjungan Kerja Ke Kota Bontang, Ini Tujuannya

0
Wali Kota Bontang Basri Rase di dampingi Sekda Aji Erlynawati pada saat menyambut Inspektur Jendral Kementerian Keuangan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Awang Long Kelurahan Bontang Baru, Jumat 21/2/2020 (Foto: humas Bontang)

BONTANG, PARAGRAFNEWS.COM — Inspektur Jendral Kementerian Keuangan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kota Bontang, dalam rangka desiminasi pengawalan pengelolaan keuangan negara.

Dalam kunjungannya perwakilan dari Kementerian Keuangan tersebut disambut Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Awang Long Kelurahan Bontang Baru, Jumat (21/2/2020).

Dalam penyampaiannya, Inspektur V Itjen Kementerian Keuangan Raden Patrick Wahyudwisaksono mengatakan, kedatangannya ke Kota Bontang guna mengawal dana transfer dan dana desa, apakah benar-benar digunakan sesuai tata kelola yang baik. Serta sesuai pesan Presiden Jokowi agar perencanaan dan penganggaran ke depan bisa disinkronkan dengan pusat.

“Kita akan memperbaiki Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun kami akan melakukan kunjungan ke beberapa Sekolah, apakah Dana BOS itu benar-benar sampai. Jangan sampai dipotong-potong, gak jadi apa – apa,” ungkapnya.

Selain itu Kata dia, peran Pusat Pelayanan Masyarakat (Puskesmas) kedepan harus diutamakan. Sebab apabila melalui BPJS tidak semua masyarakat bisa berobat ke rumah sakit tipe A, karena harus melalui rujukan bertahap.

“Ketersediaan ruangan, ketersediaan paramedik, dokter, obatnya harus diperhatikan,” terangnya..

Ia berharap, Bontang dapat meningkatkan  sektor lain temasuk Pariwisata, walaupun saat ini masih terkendala dengan sistem pengamanan yang diterapkan oleh 2 pabrik besar di kota Bontang. Namun ia tetap yakin Bontang pasca migas bisa lebih kreatif.

Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menilai setiap penganggaran harus suatu daerah harus mempunya outcome atau bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya berdasarkan output penyerapan saja.

“Sesuai dengan arahan dari beliau (Inspektur V Itjen Kementerian Keuangan), maka anggaran harus punya outcome yang tentu saja harus memperhatikan aktivitas, efisiensi anggaran dan harus bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya

Disinggung soal kecilnya dana transfer yang diterimah Kota Bontang dari pusat, Basri mengatakan hal tersebut akan ia didiskusikan lebih lanjut.

“Semuanya harus berbasis kinerja, inovatif dan kreatif,”tutupnya.

Artikulli paraprakWali Kota Neni Minta Lestarikan Pencak Silat pada HUT ke-34 PSHT
Artikulli tjetërBontang JAGO, UKM Bontang Juara 1 di Ajang Pameran Batam PPI 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini