Beranda Daerah Merasa Kecewa Karena Tak Di Naungi, Warga HOP Inginkan Yayasan LNG Badak...

Merasa Kecewa Karena Tak Di Naungi, Warga HOP Inginkan Yayasan LNG Badak Di Tutup

0

Paragrafnews-Bontang: Penolakan warga HOP PT Badak LNG terkait migrasi listrik menjadi PLN, terus berlanjut. Meskipun sudah di lakukan mediasi beberapa kali, baik itu yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, maupun dari Komisi III DPRD, rupanya masih tak membuahkan hasil.

Baca Juga: Belum Kelar Ribut-Ribut Transisi Kewenangan Listrik, Warga Hop Demo Oknum PT Badak NGL Karena Di Sebut Miskin Di Twitter

Maka pada Selasa (2/7/2019) pagi kemarin, Warga Hop 1 hingga 6 kembali menggelar aksi demo damai yang di awali di depan pintu masuk komplek perumahan PC PT Badak NGL atau di depan Galeri ATM SD Vidatra Bontang.

Demo aksi damai yang di gelar kali ini rupanya berbuntut karena kekecewaan warga HOP yang menganggap dan menduga Yayasan LNG Badak telah berubah fungsi, dimana yang seharusnya Yayasan LNG Badak menaungi warga HOP, kini berubah fungsi menjadi profit yakni mencari keuntungan dan bersinergi bagi perusahaan PT Badak LNG.

Koordinator Aksi Demo, Daud Padang di sela-sela kegiatan aksi demo mengatakan,” Yayasan LNG Badak yang seharusnya menaungi warga HOP kini telah beralih fungsi menjadi profit, untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya bersama PT Badak LNG. Makanya kami mencari tahu di kemanakan uang dana pengelolaan dari hasil profit itu yang semestinya di gunakan untuk dana subsidi bagi warga HOP seperti listrik dan air, justru tidak jelas kemana,”Ungkapnya.

Lebih lanjut di paparkan Daud, dari data yang peroleh pihaknya, ia mengklaim bahwa dana subsidi yang di hasilkan yayasan bagi Badak LNG diperkirakan ada sebanyak Rp 4 Miliar.

” Olehnya kami mempertanyakan uang (Income) sebanyak Rp 4 Miliar itu di kemanakan, harusnya uang itu bisa di gunakan untuk mensubsidi warga HOP, seperti mensubsidi air dan listrik saya kira itu bisa, kami punya datanya boleh di buka,”Pungkasnya.

Selanjutnya dari dugaan dan ketidak percayaan warga HOP terhadap Yayasan LNG Badak tersebut, Warga HOP menginginkan Yayasan untuk segera dilakukan audit, di tutup dan di ambil alih oleh warga.

Untuk di ketahui, seperti yang ramai di beritakan di beberapa media sebelumnya, warga HOP 1 dan 6 yang tergabung dalam Kerukunan Pensiunan LNG Badak (KPLB), telah beberapa kali melakukan mediasi bersama PT Badak LNG, baik itu yang di fasilitasi oleh Pemkot Bontang maupun dari Komisi III DPRD namun tak juga menemukan solusi.

Melalui kuasa hukum warga HOP 1-6 Nasrun Mu’min menjelaskan, Adapun salah satu dasar penolakan warga untuk enggan migrasi ke PLN adalah, karena sejak awal tidak ada perjanjian kesepakatan untuk migrasi ke PLN.

Nasrun Mu’min kuasa hukum warga HOP LNG Badak 1-6

Mereka juga menyayangkan sikap yayasan yang seharusnya melindungi warganya justru malah berbalik, yang lebih disesalkan adalah warga merasa tidak dihargai, sebab dulunya mereka juga merasa telah berjuang bersama-sama dalam membangun PT Badak NGL.

Sementara itu menanggapi sikap warga HOP, pihak manajemen PT Badak NGL dalam hal ini Hardi Bahruddin, selaku Legal Specialist PT Badak NGL menepis semua anggapan warga HOP tersebut.

Legal Specialist PT Badak NGL, Hardi Bahruddin

Pihak manajemen PT Badak NGL mengatakan, bahwa kebijakan soal migrasi tersebut diambil menyesuaikan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta berdasarkan perjanjian awal antara PT Badak dan para penghuni HOP 1-6.

Di mana  didalam perjanjian tersebut di terangkan bahwa PT Badak akan menyuplai listrik dan air hingga Pemerintah Daerah sanggup untuk menanggung beban yang ada.

Sebab Selama ini perusahaan telah menjalankan kewajibannya dalam memenuhi hak para pekerja dan pensiunannya.

Pengadaan aliran listrik dan air di area HOP 1 sampai dengan 6 selama ini telah dicover oleh perusahaan.

Meski nantinya telah dilakukan migrasi listrik ke PLN, pihak manajemen PT Badak NGL mengaku akan tetap memberikan subsidi bagi pensiunan, salah satunya yakni membantu dalam hal pembayaran pemasangan listrik.

Artikulli paraprakBelum Kelar Ribut-Ribut Transisi Kewenangan Listrik, Warga Hop Demo Oknum PT Badak NGL Karena Di Sebut Miskin Di Twitter
Artikulli tjetërDi Tuding Selewengkan Dana Yayasan Sebesar 4 M: Ini Tanggapan Manajemen PT Badak LNG

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini