Beranda Daerah Peduli Sulbar, Pemkot Dan DPRD Bontang Bantu Warga Terdampak Gempa

Peduli Sulbar, Pemkot Dan DPRD Bontang Bantu Warga Terdampak Gempa

166
0
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam (Foto: Herman)

BONTANG, PARAGRAFNEWS.COM — Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Bontang yang ikut membantu warga yang terdampak gempa di Sulawesi Barat, namun, pihaknya juga mendorong agar pemkot membantu warga yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Walaupun leading sektornya di Kemensos namun ini merupakan gerakan kemanusiaan, sehingga untuk membantu saudara – saudara kita sebangsa dan setanah air saya rasa tidak masalah,” terangnya saat ditemui di Auditorium Taman 3D, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Utara. Senin (18/1/2021).

“Gempa Sulbar akan dibantu sebesar Rp.200 juta, kita berharap di Kalsel juga dibantu Rp.200 juta namun dilihat lagi kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.

Selain itu, kata dia, seluruh anggota DPRD Bontang juga telah menyumbang secara sukarela untuk membantu warga yang terdampak gempa di Sulbar. Kemudian, Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kota Bontang ini juga mengatakan, PP juga bergerak melakukan penggalangan dana, hasilnya akan di satukan dengan sumbangan anggota DPRD Bontang.

“Dari 25 Anggota DPRD Bontang terkumpul Rp.33 juta, nantinya akan disatukan dengan hasil galang dana PP, kemudian dalam minggu – minggu ini akan diantar langsung oleh ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Barat Kota Bontang Agus Haris dan Ketua Kerukunan Keluarga Mamuju Kota Bontang Amir Tosina,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan Pemerintah Kota Bontang akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa di Sulawesi Barat sebesar Rp. 200 juta, sama besarnya dengan yang diberikan kepada warga Masamba yang terdampak banjir bandang.

“Dananya akan sesegera mungkin di transfer mengikuti prosedur dan aturan,” ungkapnya saat di hubungi via WhatsApp, Senin (18/1/2021).

Namun, kata dia, karena keterbatasan keuangan daerah untuk sementara yang bantu hanya Sulawesi Barat.

“Baru untuk Sulbar dulu dana pemkot terbatas,”terangnya. (HRMN/LTP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here