Beranda Daerah Perdana! Patroli Gabungan di Masa PPKM, Bagi Pelanggar Akan Ada Penutupan Tempat...

Perdana! Patroli Gabungan di Masa PPKM, Bagi Pelanggar Akan Ada Penutupan Tempat Usaha

212
0
Suasana patroli gabungan PPKM (Ist)

Bontang – Paragrafnews.com: Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terhitung hari ini sudah berjalan 4 hari, adapun patroli gabungan untuk perdana di masa PPKM ini pun telah di gelar, Kamis (21/1/2021).

Patroli gabungan yang turut di hadiri oleh personil TNI/POLRI, BPBD maupun Dishub dengan total personil gabungan sebanyak 75 yang di bagi menjadi 4 tim

Dandim 0908 Letkol Arh Choirul Huda mengatakan kepahaman serta kesadaran masyarakat dinilai cukup, sebab minimnya pelanggar protokol kesehatan.

“Secara umum masyarakat sudah dinilai cukup dalam menerapkan protokol kesehatan, namun ada beberapa kafe atau restoran yang masih belum mematuhi aturan, namun hanya sedikit saja,” ujarnya usai patroli, Kamis (21/1/2021).

Lanjutnya dia juga mengatakan tidak akan ada tindakan tegas bagi pelaku pelanggar protokol kesehatan, hanya saja akan di layangkan surat peringatan serta penempelan brosur di setiap tempat ibadah pun di rumah makan.

“Mereka juga sodara kami, kita mengacu kepada aturan saja, jadi hanya sebatas peringatan saja, kalau memang tidak bisa di beri tahu nanti kita akan berikan surat peringatan, sampai penutupan tempat usaha,” pungkasnya.

Senada dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aji Erlinawati, dia juga mengapresiasi kesadaran masyarakat, pasalnya dari rute yang telah ia lewati bersama petugas gabungan dari Mako Kodim hingga Bontang City Mall (MBC) tidak didapatkan pelanggar yang ngeyel.

“Dari rute yang kita lewati tadi , alhamdulillah sebenarnya masyarakat Bontang cukup taat, cuman hanya ada beberapa saja yang masih belum memahami dan mematuhi, kita harus terus melakukan sosialisasi,” terangnya.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk bekerja sama, bahwa ini merupakan tanggung jawab kita bersama, ini demi kami semua, jadi sesuai dengan PPKM semua kapasitas dikurangi menjadi 25 persen saja,” sambungnya. (ltp/kaje).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here