Beranda Daerah Pesan Ceu Popong ke PWS Bontang, Ceu Popong: Kudu Bisa Nitip Diri...

Pesan Ceu Popong ke PWS Bontang, Ceu Popong: Kudu Bisa Nitip Diri Sangsang Badan

0

Bontang – Paragrafews.com: Popong Otje Djunjunan atau yang lebih dikenal dengan panggilan Ceu Popong, anggota MPR-RI tokoh politikus dari Jawa Barat yang fenomenal ini tampil sebagai narasumber dalam acara sosialisasi 4 pilar MPR-RI yang di gelar di ballroom hotel sintuk Bontang, selasa (5/3) sore kemarin.

Paguyuban wargi sunda Bontang (PWSB) salah satu organisasi yang hadir dalam acara tersebut, merasa kagum dengan sosok Ceu Popong yang berasal dari Jawa Barat. Puluhan anggota PWSB pun berusaha menyambangi dan bercengkrama sembari berphoto selfie seusai acara tersebut.

Tampak hadir ketua PWSB, Kang Yayat Ruhiyat dan anggotanya bercengkrama dengan Ceu Popong. Pada kesempatan ini Ceu Popong tak segan-segan memberikan pesan kepada PWSB mengingat orang sunda yang ada di Kota Bontang merupakan pendatang atau yang sedang merantau.

Ia berpesan kepada PWSB dan mengingatkan bahwa orang sunda itu kaya dengan filosofi. Ia juga menyampaikan pesan dengan filosofi sunda. “Kudu bisa nitip diri sangsang badan,” kalau di artikan,  ketika berada di tempat orang pandai-pandailah menjaga diri, “kita kan tamu, yang punya ada, kita harus bisa sedemikin rupa sehingga di sukai sama yang punya rumah.” Ujarnya.

Pindah cai pindah tampian (menyesuaikan diri dengan budaya setempat), lanjutnya Ceu Popong dengan logat sundanya. “Yang biasanya cai (Air-Red) kita di Garut, di Bandung, di Sukabumi, sekarang air kita tampian kita tempat mandi kita di Bontang,”  katanya.

Tidak hanya itu, Ceu Popong pun memaparkan bagaimana etika yang sehat dalam bersikap terutama ketika berada dalam wadah keorganisasian yang tentunya menghadapi berbagai karakter orang.

Kata Ceu Popong, kalo berbicara tentang merantau jawabannya Hablumminnannas, kalo Hablumminalloh itu urusan dengan Tuhan, karena karakter orang lain yang sangat berbeda-beda, ada yang pemarah, ada yang egois dari sifat orang itu lah kita paling sulit untuk menjalankan, Hablumminannas. Kalau Hablumminalloh tidak sulit tinggal kita memenuhi kewajiban kita kepada sang pencipta.

Tapi Hablumminannas, 10 orang yang kita jumpai ya bisa 10 macam orang dengan berbeda  karakter. Ada yang cepet marah ada yang tidak bisa tegur, Kenapa bisa tidak akur karna Hablumminannas yang tidak jalan dalam kepribadian orang itu, tutupnya Ceu Popong.

(Kaje/Kaje)

Artikulli paraprakWakil Ketua MPR RI Mahyudin Sosialisasikan 4 Pilar MPR – RI Kepada Masyarakat Bontang
Artikulli tjetërKorban Tewas Penembakan di 2 Masjid Selandia Baru Jadi 49 Orang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini