Beranda Internasional Pesawat yang Membawa 132 Orang Jatuh di Perbukitan Guangxi China

Pesawat yang Membawa 132 Orang Jatuh di Perbukitan Guangxi China

0
Ratusan personel China sedang menuju ke lokasi jatuhnya pesawat (Foto: cgtbofficial)

Internasional, Paragrafnews.com: Sebuah pesawat penumpang China dengan 132 orang di dalamnya telah jatuh di lereng bukit berhutan di China selatan, Senin (21/3) waktu setempat.

China Eastern Airlines Boeing 737-800 terbang dari Kunming ke Guangzhou ketika jatuh di provinsi Guangxi dan terbakar.

Belum diketahui jumlah korban dan penyebab kecelakaan tersebut. Tim penyelamat tidak melihat tanda-tanda korban selamat.

Maskapai penerbangan China umumnya memiliki catatan keselamatan yang baik – kecelakaan besar terakhir terjadi 12 tahun lalu.

Melansir bbc.com, Presiden Xi Jinping telah memerintahkan penyelidikan secepatnya untuk mengetahui penyebabnya. Kini China Eastern Airlines telah mengandangkan semua 737-800-nya.

Data sementara penerbangan menunjukkan bahwa pesawat kehilangan ketinggian dengan cepat dari ketinggian jelajahnya sebelum jatuh ke tanah.

Lebih dari 600 personel telah dikerahkan dan berada di lokasi kecelakaan. Petugas pemadam kebakaran mencapai tempat kejadian terlebih dahulu dan berhasil memadamkan api di perbukitan yang disebabkan oleh kecelakaan itu.

Beredar rekaman di media sosial tempat kejadian jatuhnya pesawat menunjukkan api dan asap dari kecelakaan itu, serta puing-puing pesawat.

Administrasi Penerbangan Sipil China mengatakan pihaknya juga telah mengirim penyelidiknya ke tempat kejadian.

Keterangan radar (source)

Penerbangan MU5735 meninggalkan Kunming pada 13:11 waktu setempat (05:11 GMT) dan dijadwalkan tiba di Guangzhou pada 15:05.

Situs pelacakan penerbangan melaporkan bahwa pesawat itu berada di udara selama lebih dari satu jam, dan hampir mencapai tujuannya ketika jatuh di Wuzhou, daerah perbukitan yang hijau dan rentan terhadap cuaca campuran saat ini saat China memasuki musim banjir tahunan.

Cuaca mendung tetapi jarak pandang dilaporkan baik pada saat kecelakaan itu. Pesawat itu jatuh ribuan meter dalam tiga menit, menurut data pelacak penerbangan.

Menurut data FlightRadar24, pesawat terbang pada ketinggian 29.100 kaki tetapi dua menit dan 15 detik kemudian tercatat pada ketinggian 9.075 kaki. Informasi terakhir yang bersumber pada penerbangan menunjukkan bahwa itu berakhir pada 14:22 waktu setempat, pada ketinggian 3.225 kaki. (Red/*).

Artikulli paraprakLanjutan Pekerjaan Jargas Dipertanyakan Wakil Rakyat, Belum Bisa Dinikmati Warga
Artikulli tjetërBerperan Aktif Tingkatkan SDM Wartawan, PWI Bontang Terima Penghargaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini