Beranda News Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Paser Utara Kaltim

Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Paser Utara Kaltim

0
Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Paser Utara
Gambar ilustrasi

Kepolisian Resor Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur, mengungkap kasus pembunuhan oleh seorang remaja terhadap satu keluarga berjumlah lima orang.

Peristiwa berdarah ini terjadi di rumah korban yang berada di Jalan Sekunder 8, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu sekitar pukul 02.00 Wita, Selasa, 6 Februari 2024.

Baca juga: Cinderella Tewas Diduga Over Dosis saat Joget Dihajatan

Diduga motif pembunuhan yang terjadi di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu karena persoalan asmara dan dendam pelaku terhadap korban. Antara pelaku dengan korban saling bertetangga.

Kapolres PPU AKBP Supriyanto mengatakan pelaku berinisial J, adalah seorang remaja 16 tahun kelas 3 SMK. Pelaku diketahui juga memperkosa jasad korban ibu SW dan anak RJS.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini 5 Daftar Minuman Enak yang Dapat Picu Munculnya Batu Ginjal

Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Paser Utara Kaltim

Peristiwa sadis ini berawal saat pelaku berpesta minuman keras bersama teman-temannya pada hari Senin (5/2/2024). Kemudian sekitar pukul 23.30 WITA, pelaku diantar pulang oleh temannya.

“Ada niatan dari pelaku itu, niatan ada pemerkosaan pada saat mabuk. Itu kan dikuatkan dengan keterangan si Yosua temannya minum itu,” kata Kapolres PPU AKBP Supriyanto melansir Media Indonesia, Kamis, 8 Februari 2024.

Setelah itu, J membawa senjata tajam berupa parang menuju ke rumah korban untuk melakukan pembunuhan. Sesampainya di rumah korban, pelaku langsung mematikan aliran listrik. Korban diduga dibunuh dengan cara dibacok.

Setelah diantar, J membawa senjata tajam berupa parang dan menuju ke rumah korban untuk melakukan pembunuhan. Sesampainya di rumah korban, pelaku langsung mematikan aliran listrik di rumah korban.

Lalu, pada saat ayah korban berinisial W pulang ke rumah, pelaku langsung menyerangnya menggunakan parang. Kemudian, pelaku juga menyerang istri korban berinisial SW dan ketiga anaknya berinisial RJS, VDS, dan ZAA. Ketiga anak terbangun karena mendengar keributan dan langsung diserang pelaku.

Ayahnya (korban) dihabisi dekat pintu. Ibunya bangun kemudian ibunya juga ditimpas, lalu anaknya bangun ditimpas lagi. Terakhir dibunuh itu RJS yang diduga pernah pacaran sama pelaku,” beber Supriyanto.

Tak puas, pelaku memperkosa jasad korban RJS dan ibunya berinisial SW. Setelah melakukan pemerkosaan terhadap jasad korban RJS pelaku juga mengambil ponsel dan uang korban sebesar Rp363 ribu.

“Kalau dari pengakuan pelaku, korban sudah meninggal baru diperkosa. Jadi posisinya korban ditemukan dalam kondisi setengah telanjang, hanya mengenakan baju,” ungkap Supriyanto.

Pelaku pulang ke rumah dan mengganti baju serta mencuci parang. Setelah itu, pelaku melapor ke ketua RT setempat bahwa telah terjadi pembunuhan di rumah korban. Namun pada saat dikonfrontasi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya yang sudah menghabisi lima orang tetangganya tersebut.

Pelaku pembunuhan satu keluarga di Penajam Paser Utara Kaltim jadi tersangka

Supriyanto memastikan pelaku yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Akibat perbuatan tindak pidana itu, pelaku yang merupakan remaja ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP subsider Pasal 365 KUHP Jo Pasal 80 Ayat (3) Jo Pasal 76 c Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

red/kaje

Artikulli paraprakCinderella Tewas Diduga Over Dosis saat Joget Dihajatan
Artikulli tjetërRumah Keluarga Pelaku Pembunuhan Sadis di PPU Dirobohkan Rata dengan Tanah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini