Beranda News 24 Jam Hilang Kontak, Tara Air Ditemukan, Pesawat Hancur 14 Mayat Ditemukan

24 Jam Hilang Kontak, Tara Air Ditemukan, Pesawat Hancur 14 Mayat Ditemukan

0
Puing-puing pesawat Twin Otter, yang dioperasikan oleh maskapai Nepal Tara Air, berserakan di lereng gunung di Mustang sehari setelah jatuh / getty image

Paragrafnews.com: Setelah hampir 24 jam hilang kontak, pesawat Tara Air akhirnya berhasil ditemukan. Dalam penemuan tersebut, Tim SAR Nepal berhasil menemukan 14 mayat dari lokasi jatuhnya pesawat.

Juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Nepal, Deo Chandra Lal mengatakan kepada kantor berita AFP pada hari Senin (30/5), bahwa pencarian lainnya akan terus berlanjut.

“Cuacanya sangat buruk tetapi kami dapat membawa tim ke lokasi kecelakaan. Tidak ada penerbangan lain yang memungkinkan,” katanya.

Sebelumnya dilaporkan pesawat hilang kontak pada Minggu (29/5) tak lama setelah lepas landas dari kota wisata Pokhara pada pukul 09:55 waktu setempat, menuju Jomsom, sebuah situs ziarah populer sekitar 80 km (50 mil) di barat laut Pokhara.

Dalam penerbangan tersebut terdapat 19 penumpang dan tiga awak di dalam pesawat Twin Otter, yang dioperasikan oleh maskapai Nepal Tara Air. Mereka termasuk empat warga India, dua warga Jerman, dan 16 warga Nepal.

Pesawat hilang kontak dengan menara kontrol 5 menit sebelum mendarat. Dimana dekat dengan pendaratan di area ngarai sungai yang dalam dan puncak gunung.

Faktor cuaca dan waktu yang sudah larut sempat menghentikan pencarian, tetapi sebuah helikopter tentara dan helikopter pribadi tetap melanjutkan pencarian hingga Senin pagi.

Narayan Silwan, juru bicara tentara Nepal, kemudian memposting gambar di Twitter. Ia mengunggah foto dari puing-puing pesawat Tara Air. Dalam foto tersebut terlihat ekor pesawat dan bagian-bagian pesawat terlihat berserakan di tepi gunung. Lokasi kecelakaan berada di Sanosware Thasang-2, Mustang.

Situs pelacak penerbangan Flightradar24 mengatakan pesawat yang hilang, dengan nomor registrasi 9N-AET, melakukan penerbangan pertamanya pada April 1979.

Melansir koranjakarta, Nepal merupakan rumah bagi 8 gunung tertinggi di dunia, termasuk Gunung Everest, yang memiliki rekor kecelakaan pesawat terbang. Cuacanya dapat berubah secara tiba-tiba dan landasan terbang biasanya terletak di daerah pegunungan yang sulit dijangkau. (red/kaje)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikulli paraprakKasus Cacar Monyet Kian Menyebar, Jangan Panik ! Berikut 10 Tentang Wabah Monkeyfox
Artikulli tjetërBPK Temukan Kejanggalan Pengadaan Alat Tes Antigen, Legislator Minta Diinvestigasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini