Beranda Daerah Di tuding Terima Suap, Bakhtiar Wakkang Akan Melapor Ke Polisi!

Di tuding Terima Suap, Bakhtiar Wakkang Akan Melapor Ke Polisi!

0

Bontang-paragrafnews: Geram dengan tuduhan sejumlah oknum yang menuding bahwa Panitia Khusus (Pansus) Banjir DPRD Bontang telah menerima upeti dari PT Indominco Mandiri (IMM), dikarenakan juga dituding lamban dalam menyeleseikan permasalahan banjir di Kota Bontang.

Mantan Ketua Pansus (Panitia Khusus) Banjir DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang angkat bicara, Legislator dan Politisi Nasdem ini merasa geram dengan tudingan oknum tersebut.

Akibatnya Bakhtiar Wakkang berencana menyeret polemik tersebut ke ranah hukum, hal itu dijelaskan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya Rabu (19/6/2019) siang.

Meskipun sebagian oknum tersebut sudah meminta maaf, namun ia tetap berencana akan melaporkan tudingan ini ke kepolisian Polres Bontang pada senin (24/6/2019).

Lebih jauh di jelaskan Bakhtiar Wakkang, yang membuat dirinya kesal ialah, Selain menuding Pansus lamban dalam bekerja, oknum tersebut juga menuding pansus telah menerima upeti dari PT Indominco Mandiri (IMM), namun tak dibarengi data. tudingan itu juga seakan-akan di tujukan bagi dirinya.

“Bagaimana saya tidak kesal, tudingan oknum tersebut juga seakan-akan telah menyerang peribadi saya,” tegasnya.

Ditambahkan Bakhtiar Wakkang, yang harus mereka (oknum) ketahui ialah, kalau memang ada bukti menunjukkan bahwa IMM lah penyebab banjir atau pun Pansus banjir telah menerima upeti dari IMM silahkan tunjukkan.

“Kami pansus DPRD Bontang sangat terbuka ayo kita bahas sama-sama, kita hearing di dewan, itu kalau anda ingin lebih lugas silahkan bersurat ke DPR, pernah kah mereka bersurat ke DPR meminta datanya pansus itu, mereka hanya bisanya menuding di group Whatsap saja, makanya senin saya akan melaporkan ini kepolisi,” tuturnya.

Adapun yang mestinya publik perlu ketahui, seluruh rekomendasi Pansus itu berdasarkan hasil kajian empiris. Pun rekomendasi itu perlahan mulai direalisasikan Pemkot Bontang dalam hal ini Walikota Bontang yang telah berkomitmen menganggarkan 10 persen dari APBD untuk penanganan banjir.

“Saya tak ingin memaksa publik untuk harus percaya sepenuhnya terhadap pansus, Kalau Anda kecewa sama Pansus, silahkan!  Mau tutup tambang,  itu juga urusan Anda. Tapi tolong kalau menuding itu harus dengan data dan bukti,” pungkasnya.

Sebelumnya ramai di beritakan di media sosial facebook bahwa Bakhtiar Wakkang, mengajak sejumlah oknum yang menuding dirinya itu untuk melakukan sumpah pocong. Lantaran dikatakan pansus banjir hanya masuk angin.

Artikulli paraprakIni Penyebab HMI Bontang Tidak Ikut Dalam Aksi Damai Bersama GMPB ke PT IMM
Artikulli tjetërTergelincir saat Take Off Pesawat Malindo air Gagal Terbang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini