Beranda Daerah Isi Piringku Saat Puasa, Wijayanto: 50 Persen Buah dan Sayur, 50 Persen...

Isi Piringku Saat Puasa, Wijayanto: 50 Persen Buah dan Sayur, 50 Persen Karbohidrat dan Protein

0

Bontang-Paragragnews: Konsumsi gizi seimbang sangat penting. Terlebih disaat puasa, agar metabolisme tubuh tetap terjaga. Dokter spesialis gizi klinik, divisi nutrisi dan metabolik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang, Wijayanto menyebut, program 4 sehat 5 sempurna kini sudah tidak terpakai lagi.

“Banyak kelemahan dalam konsep itu,” Ujarnya.

Lanjutnya, istilah tersebut diganti dengan program Pemerintah yakni Isi Piringku. Slogan tersebut sebagai pedoman makan sehari-hari guna memenuhi gizi seimbang, dimana didalamnya terdiri dari 50 persen buah dan sayur serta 50 persen karbohidrat dan protein.

Dokter Wijayanto, spesialis gizi klinik, divis nutrisi dan metabolik RSUD Taman Husada.

Dengan adanya Isi Piringku, ia berharap masyarakat dapat membatasi konsumsi karbohidrat serta lebih banyak mengonsumsi serat dan vitamin. Hal tersebut untuk mengurangi risiko kesehatan seperti diabetes juga obesitas.

Kata dia, program Isi Piringku tidak hanya membatasi porsi makanan. Akan tetapi juga membatasi gula, garam dan lemak dalam konsumsi sehari-hari.

“Terapkan G4G1L5, yakni takaran gula 4 sendok makan sehari, garam satu sendok teh dan lemak atau minyak goreng 5 sendok makan saja,” Rincinya.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu mengetahui urutan makan yang benar saat sahur maupun berbuka. Tujuannya, agar tubuh tidak kaget ketika berbuka puasa.

Adapun saran atau tips dari Wijayanto selama berpuasa yakni, saat makan sahur sebaiknya minum air putih dan menu utama yang lengkap. Kemudian buah yang banyak mengandung air, seperti semangka dan minum air 3-4 gelas agar tidak dehidrasi.

Pada pagi-siang hari akan lebih baik melakukan aktifitas yang ringan. Lanjut menjelang magrib olahraga aerobik intensitas ringan atau sedang minimal 30 menit, tetapi awali dan akhiri dengan peregangan.

Lanjutnya, saat buka awali dengan konsumsi buah berair agar mudah dicerna. Karena tubuh menahan lapar dan haus selama 14 jam.

” Tubuh manusia lebih mudah menyerap daging manos yakni buah-buahan. Namun juga jangan makan berlebihan karena akan menyebabkan mual, lemas dan mengantuk,” Tandasnya.

Artikulli paraprakTubuh Butuh Vitamin D, dr. Wijayanto : Berjemur 3 Kali Seminggu
Artikulli tjetërTHR Bisa Dicicil, Namun Ada Kesepakatan Antara Pengusaha dan Pekerja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini