Beranda Daerah Di Tuding Selewengkan Dana Yayasan Sebesar 4 M: Ini Tanggapan Manajemen PT...

Di Tuding Selewengkan Dana Yayasan Sebesar 4 M: Ini Tanggapan Manajemen PT Badak LNG

1041
0
Busori Sunaryo, Senior Manager Corporate Communication PT Badak NGL,(foto doc. paragrafnews.com)

Bontang-paragrafnews: Busori Sunaryo, Senior Manager Corporate Communication PT Badak NGL, mengutarakan pernyataannya terkait tudingan Koordinator Aksi Demo Warga HOP Daud Padang, yang menuding Yayasan PT Badak NGL menyelewengkan dana subsidi sebesar Rp 4 Miliar. Kamis (4/7/2019).

Busori Sunaryo, Senior Manager Corporate Communication PT Badak NGL, di temui di Kantor Yayasan PT Badak NGL menuturkan, apa yang di tudingkan kepada PT Badak NGL semua tidak benar. Olehnya ia membantah semua tudingan dan dugaan tersebut.

Iapun memaparkan, bagaimana fungsi dan prinsip di bentuknya Yayasan PT Badak NGL.

Dipaparkan Busori Sunaryo, Bahwa dalam struktural yayasan, PT Badak NGL tidak mentolerir adanya bentuk potensi-potensi korupsi, nepotisme di dalam segala aspek kegiatan.

Bukan saja di kegiatan inti bisnisnya namun juga di semua kegiatan yayasan. Sebab dulu di Yayasan ini ada namanya Non Kedinasan dan Yayasan, adapun di Non Kedinasan itu dulunya ialah Korpri, tapi karena Korpri sudah tidak ada lagi, namun karena semua kegiatan-kegiatannya di anggap bagus dan bermanfaat. makanya kemudian PT Badak NGL menjadikan kegiatan-kegiatan tersebut masuk di dalam fungsi Yasasan.

Oleh sebab itu Yayasan PT Badak NGL sekarang sudah terbagi menjadi beberapa Yayasan diantaranya ada Yayasan Pidatra, Yayasan Umat Islam Yaumil dan Yayasan LNG Badak.

Di bentuknya Yayasan Kerena perusahaan masih memandang perlu untuk menjaga dan mengatur semua aset-aset yang dimilikinya, adapun aset-aset itu semua berupa fasilitas umum seperti listrik dan air, sehingga di dirikanlah Yayasan LNG Badak ini.

Lebih jauh di jelaskan Busori Sunaryo, dirinya tidak menampik bahwa memang ada dana di dalam Yayasan LNG Badak tersebut untuk memelihara (maintenance), namun tidak sebesar yang di tudingkan ke pihaknya.

“Maka dari itu kami membantah semua yang di tudingkan ke perusahaan itu tidak lah benar, sebab PT Badak LNG merupakan perusahaan besar berskala Internasional yang berpegang pada Prinsip Good Corporate Governance (GCG), sehingga praktik kecurangan, korupsi hingga nepotisme, sangat tidak ditolerir lantaran bertentangan dengan prinsip utama perusahaan, terlebih berbagai laporan keuangan perusahaan selalu diaudit oleh auditor eksternal,” Tegasnya.

Di tambahkan Busori Sunaryo, terkait dengan tudingan ada dana sebesar Rp 4 Miliar, Ia mengatakan pihaknya terbuka jika ingin mengetahui kebenarannya.

“Saya kira kami terbuka, kalau mereka mau melihat itu tentang keuangan yang ada di Yayasan LNG Badak, silahkan datang ke kami kita buka sama-sama. Sehingga saya yakin potensi-potensi korupsi tidak mungkin terjadi, karena kita di awasi berbagai macam auditor,” Pungkasnya.

Adapun di singgung terkait permasalahan listrik yang menjadi pokok permalahan dari warga HOP 1 hingga 6 dari para pensiunan PT Badak ini, Busori Sunaryo menjelaskan, kebijakan soal migrasi tersebut diambil menyesuaikan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta berdasarkan perjanjian awal antara PT Badak dan para penghuni HOP 1-6.

Di mana  didalam perjanjian tersebut di terangkan bahwa PT Badak akan menyuplai listrik dan air hingga Pemerintah Daerah sanggup untuk menanggung beban yang ada.

Diakhir, Busori Sunaryo pun menghimbau warga HOP 1 hingga 6 untuk tetap tenang, dan tidak mengganggu kegiatan dari pemasangan listrik dari pihak PLN, demi kebaikan bersama.

Sebab meski nantinya telah dilakukan migrasi listrik ke PLN, pihak manajemen PT Badak NGL mengaku akan tetap memberikan subsidi bagi pensiunan, salah satunya yakni membantu dalam hal pembayaran pemasangan listrik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here