Beranda Daerah KPU Beri Waktu Hingga 10 April, Untuk Mengurus Layanan Pindah TPS

KPU Beri Waktu Hingga 10 April, Untuk Mengurus Layanan Pindah TPS

0

Bontang-PN: Pada awalnya KPU RI berpegang pada UU 7/2017 Pasal 210 ayat (1) yang mengatur bahwa pendataan pemilih tambahan, bagi pemilih yang akan pindah memilih. dibatasi 30 hari sebelum hari H pemilihan.

Adapun Undang-Undang ini memang baru muncul pada Pemilu 2019 Di 2014 lalu, batasnya sampai hari H. Karena itu KPU RI telah menetapkan batas waktu sampai (17/3/2019) beberapa waktu yang lalu.

Terbaru (28/3/2019) Mahkamah Kontitusi (MK) mengeluarkan Putusan Nomor 20/PUU-XVII/2019. Disusul Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 577 per-tanggal 29 Maret 2019. yang salah satunya mengatur soal batas akhir pindah memilih ini. Dalam Putusan itu, MK memberi kelonggaran waktu hingga selambat-lambatnya 7 hari sebelum hari H bagi pemilih untuk mengurus dokumen pindah memilih ke TPS lain (Form A5). Pemilih seperti ini didata dlm DPTb (Daftar Pemilih Tambahan).

Namun “perpanjangan” masa pengurusan pindah memilih ini tidak berlaku bagi semua orang. Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) itu dibatasi hanya berlaku bagi pemilih dengan keadaan tertentu sebagai berikut:

1. mengalami sakit
2. tertimpa bencana alam
3. menjadi tahanan karena melakukan tindak pidana
4. menjalankan tugas pada saat pemungutan suara.

Bagi pemilih yang memenuhi 4 keadaan di atas, bisa mengurus dokumen pindah memilih dengan prosedur sama dengan sebelumnya. Yakni ada 3 pilihan:

1. Datang ke PPS di desa/kelurahan, asal sesuai alamat di e-KTP
2. Datang ke KPU Kab/Kota asal
3. Datang langsung ke KPU Kab/Kota tujuan, sesuai domisili saat ini. Dengan membawa e-KTP atau Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP.

Menyahuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 20/PUU-XVII/2019 dan Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 577 per tanggal 29 Maret 2019 ini. Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah, tak terkecuali di Kota Bontang pun turut memberlakukan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Surat Edaran (SE) terbaru tersebut. Hal itu di katakan Ketua KPU Bontang Erwin saat ditemui kantornya. Olehnya Ia menghimbau kepada Masyarakat untuk dapat sebanyak mungkin berpartisipasi dalam Pemilu 2019 nanti. Jangan sampai masyarakat kehilangan hak suara hanya gara-gara pindah tempat saat Pemilu digelar pada 17 April mendatang.

Karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang meminta masyarakat mengurus formulir pindah memilih (A5) di PPS lokasi memilih untuk ke – mudian formulir tersebut dilaporkan ke PPS tujuan agar dapat mencoblos di TPS. KPU telah mengumumkan deadline pengurusan Formulir (A5) tersebut hingga 10 April 2019 nanti. Pengunduran dilakukan agar masyarakat mempunyai waktu cukup untuk melakukan pengurusan, hingga mereka tidak kehilangan hak suara.

Artikulli paraprakMantap! Kampung Selambai Bakal Dikucur Anggaran Rp 20 Miliar dari World Bank?
Artikulli tjetërPria ini Angkat Tangan Selama 43 Tahun Demi Dewa Siwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini