Foto Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di konferensi pers, bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota. Senin (23/3/2020) lalu (Foto: Istimewa)

BONTANG, PARAGRAFNEWS.COM –– Pemerintah Kota Bontang kembali merelease perkembangan status virus corona (covid-19) di Kota Bontang per Kamis (2/4/2020). Masyarakat yang melapor ke Public Service Center (PSC) sebanyak 4.053 orang, sementara jumlah pelapor yang selesai monitoring sebanyak 777 orang. Orang Dalam Status Pemantauan (ODP) bertambah 5 orang, 1 diantaranya dirawat inap.

Sementara itu, kasus 1 orang yang dinyatakan positif masih dalam perawatan, hasil dari pemeriksaan laboratorium yang kedua belum lama ini menunjukkan hasil Negatif. Saat ini masih menunggu 1 kali lagi pemeriksaan dengan hasil negatif untuk bisa keluar dari ruang isolasi dan dinyatakan sembuh.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, warga yang baru datang dari berpergian dan melapor, serta ODP harus patuh terhadap protokol kesehatan untuk melakukan karantinan mandiri, serta perlu didukung, bukan diberi stigma sebagai sumber penularan. Dengan demikian kepatuhan mereka menjadi
tanggung jawab bersama.

“Monitoring ketat diperlukan dan bukan justru menimbulkan stigma negatif yang menimbulkan keresahan,”ujarnya.

Bunda Neni sapaan Wali Kota Bontang ini juga mengapresiasi berbagai gerakan masyarkat, aksi relawan, komunitas termasuk donasi ASN dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19.

“Bantuan yang diberikan selain memutus rantai penyebaran covid-19 juga membantu masyarakat terdampak covid-19,” terangnya.

Ia menghimbau, masyarakat agar menunda perjalanan keluar daerah maupun tamu dari luar daerah kemudian melapor ke call center WA 0811-5407-119 sehingga tidak perlu datang, menerapkan sosial dan physical distancing dengan menghindari keramaian, membatasi jarak dengan orang lain, menjauhi kerumunan, bekerja dan belajar dari rumah, meminimalisir bersentuhan dan menunda kegiatan massal.

“Lakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, makan sayur dan buah, olahraga terukur, berjemur dan jaga kebersihan rumah dengan desinfektan,” urainya.

Bunda Neni Berharap, masyarakat tetap tenang, berfikir positif dan bertindak pro aktif, tidak mudah percaya dengan berita hoax untuk menjaga kondusifitas.

“Informasi resmi terkait COVID-19 Bontang hanya melalui saluran Komunikasi Publik Dinas Kesehatan dan Kominfo Bontang,”tutupnya.

(Kaje/Hrmn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here